Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dinsos: Ribuan Warga Dapatkan Kartu Keluarga Sejahtera

0

    Jayapura, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Irawadi mengemukakan sebanyak 50.000 kepala keluarga dari warga miskin di Kota Jayapura pada tahun ini sudah mendapatkan kartu keluarga sejahtera.
Program dari Kemeterian Sosial RI itu, kata Irawadi di Jayapura, Jumat, untuk warga miskin yang datanya sudah dikirim ke Kemensos RI, selanjutnya dikeluarkan kartu sekaligus diberikan format ketentuan dalam kartu tersebut.
“Yang kita lakukan updating di Makassar minggu lalu memang kartunya itu atau data kami kirim ke pusat biar pusat nanti yang keluarkan kartu dan format yang dikasi sekaligus dengan syarat. Data yang kami sampaikan itu kurang lebih 50.000 KK,” katanya.
Untuk itu, menurut Irawadi, jika nantinya dari jumlah warga miskin tersebut yang belum terkover, Kemensos RI bakal melakukan perbaikan, bahkan penambahan jumlah penerima kartu keluarga sejahtera (KKS).
“Ada beberapa pelayanan yang akan diberikan kepada pemegang kartu itu seperti menerima dana cash melalui Kantor Pos dan bank yang sudah ditunjuk untuk mengurangi beban hidup warga yang kurang mampu,” katanya.
Irawadi mengatakan bahwa pihaknya belum tahu pasti berapa rupiah yang bakal diterima masih-masing KK. Namun, diakuinya setiap KK bakal menerima sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas dalam satu rumah tangga.
Warga miskin yang dikategorikan berhak menerima KKS tersebut, jelas Irawadi, yaitu warga yang luas lantai rumahnya kurang dari 8 meter persegi dan terbuat dari tanah/bambu/kayu laput, serta jamban tidak ada, air bukan dari PDAM.
Selain itu, lanjut Irawadi, penerangan bukan listrik, bahan bakar yang dugunakan dari kayu, makan satu kali sehari, kemampuan membeli pakaian sekali setahun, tidak sanggup membayar biaya pengobatan, pekerjaan KK petani atau nelayan, KK tidak tamat SD, pendapataran per bulan Rp600 ribu serta tidak memiliki aset tabungan.
“Harapan kami dengan adanya bantuan KKS ini, warga miskin di Kota Jayapura dapat terbantukan hidupnya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.(anjas)