Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Ratusan Kubik Sampah Sungai Lematang Meresahkan

0
seorang-anak-sedang-melintasi-tumpukan-sampah-di-pinggiran-sungai-musikawasan-11-ulupalembang_20150824_192524

Ratusan Kubik Sampah Sungai Lematang Meresahkan

Gelumbang, jurnalsumatra.com -  Diperkirakan karena warga dihulu sungai Lematang membuang sampah ke sungai mengakibatkan  ratusan kubik limbah sampah terdiri dari  kayu, batang pisang, bambu, plastik menumpuk diseputaran  dermaga desa  Muara  Lematang Kecamatan Sungai Rotan. Kabupaten Muaraenim.

Bila datang banjir naka  ratusan rumah penduduk setempat yang berada di bantaran Sungai Lematang terancam  di terjang  limbah tersebut. Untuk mengantisipasi agar bencana alam tidak terjadi pemerintahan Kecamatan turun  ke lokasi gotong royong bersama warga setempat  mengangkat limbah ke daratan.

Camat Sungai Rotan  , A.Haris,S.Ip ,M.4Si didampingi sekcam. Amancik ketika dibincangi Jurnalsumatra.com  menuturkan kalau kejadian seperti ini, terjadi penumpukan limbah yang jumlahnya diperkiralan mencapai  ratusan kubik baru kali ini terjadi di desa Muara Lematang. Dia menyesalkan warga yang membuang sampah ke sungai karena  khawatir begitu terjadi banjir besar maka limbah tersebut naik kedarat .menghajar rumah penduduk ” Kami khawatir jika tidak segera di angkat atau dibersihkan maka begitu sungai Lematang menguap maka limbah akan menghajar rumah warga yang berada di pinggir sungai. Namun kendalanya kareda sudah menumpuk dan ada yang ketebalannya sampai 1 meter warga  kesulitan mengangkatnya, tapi paling tidak dapat dikurangi ,” kata Haris

Desa Muara Lematang yang berada di hilir sungai lematang dimana terdapat tiga persimpangan membuat arus sungai berputar sebelim hanyuk ke sungai musi makanya jika ada limbah yang datang dari hulu tidak serta merta langsung hanyut ke hilir tetapi akan menumpuk di sungai Muara Lematang . Ucapnya dia

Lanjut Camat jika dibiarkan maka  dia khawtir bila banjir limbah akan naik dan menhghajar rumah penduduk . Namun diakuinya untuk membersihkannya saat ini mengalami kesulitan terutama yang berada dibawah dermaga  ,  katanya

Menurut pengakuan warga setempat. Ali dan Kaduk  kejadian seperti ini dimana ratusan limbah atau bahasa setempat “rempan” baru kali ini terjadi dimana  volumenya mencapai ratusan kubik ” Kalu yang banyak cak ini baru kali ini tapi kalau sedikit sudah biaso,” kata Ali

Dia berharap agar  masyarakat yang tinggal di hulu sungai Lematang tidak membuang sampah ke sungai karena dapat membahayakan warga yang tinggal dihilir seperti di desa Muara Lematang , pinta dia

Menurut warga akibat dermaga penuh oleh sampah maka warga kesulitan menyandarkan motor sungai atau ketek , bebernya ( dahari)