Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Diduga, Pemekaran Merapi Tengah Untuk Kepentingan Politik

0
Diduga, Pemekaran Merapi Tengah Untuk Kepentingan Politik

Diduga, Pemekaran Merapi Tengah Untuk Kepentingan Politik

Lahat, jurnalsumatra.com – Usulan pemekaran Kecamatan Merapi Tengah, yang saat ini jadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat, diduga kental bermuatan syarat untuk kepenting para era Politi. Oleh sebab itu, pihak Pemerintahan Daerah (Pemkab) Lahat, dimiktak lebih berhati-hati dalam mengkaji usulan tersebut.

Mengingat isu yang mencuat jika pemekaran Kecamatan direalisasikan. Maka, tidak menutup kemungkinan kedepan akan membuka peluang untuk memenuhi persyaratan menjadi Kabupaten baru.

“Sudah banyak contoh, menambah kecamatan-kematan baru, dan ujung-ujungnya ingin merdeka alias ingin menjadi Kabupaten baru,” ungkap Cepi (33) tokoh pemuda Kabupaten Lahat.

Ia juga mengatakan, sebelumnya beberapa tokoh di Kecamatan Merapi mengusulkan agar adanya Kecamatan Merapi Tengah. Karenanya, Pemkab Lahat harus benar-benar mempelajari usulan tersebut mengingat otak nya adalah orang-orang yang memiliki kepentingan Politik dan Pribadi.

“Jika Merapi Are bertambah jadi Empat Kecamatan maka berpeluang untuk dimekarkan menjadi kabupaten baru. Tentunya, bukan kemajuan yang didapat olrh kabupaten Lahat melainkan merugian besar mengingat daerah ini salah satu sumber PAD bagi Lahat sendiri,” pesannya.

Ketua Forum Pemekaran Kecamatan Merapi Tengah, Huzain Arpan mengemukakan, pembentukan kecamatan ini sudah pada tahap sosialisasi oleh pihak Pemprov Sumsel. Saat ini sudah ada tim dari Pemprov Sumsel yang datang ke Merapi dan melakukan peninjauan langsung ke wilayah bakal kecamatan baru ini, untuk wilayah kecamatan baru tersebut meliputi  Desa Tanjung Baru, Kebur, Telatang, Muara Maung, Merapi, Sirah Pulau, Gunung Kembang, Prabumenang, Banjarsari, dan  Arahan.

“Desa – desa itu berada di dua kecamatan yakni 5 desa di Kecamatan Merapi Barat dan 5 desa di Kecamatan Merapi Timur,” ujarnya lugas.

Menurut Huzain, jika nantinya Kecamatan Merapi Tengah telah terbentuk maka ibukotanya di Desa Merapi yang saat ini menjadi ibukota Kecamatan Merapi Barat, sehingga nantinya  ibukota Kecamatan Merapi Barat pindah ke desa lain.

“Sebenarnya ada tiga desa yang disiapkan untuk calon ibukota baru bagi Kecamatan Merapi Barat, tetapi yang telah ada kesiapan tanah hibah untuk perkantoran di Desa Tanjung Pinang,” kata Huzain.

Sementara, Kepala Bagian Tata Pemerintah Setda Pemkab Lahat, Marsi membenarkan jika usulan pemekaran Kecamatan Merapi Tengah itu telah dibahas pihak terkait Pemprov Sumsel.

“Benar, dan saat ini usulan tersebut sudah masuk dalam tahap pembahasan di Provinsi Sumsel (Pemprov),” ujarnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lahat asal Merapi, Hudson Arpan mengungkapkan pihaknya sangat mendukung pemekaran Kecamatan itu, karena dengan pembentukan kecamatan baru akan lebih mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan memperpendek rentang kendali pemerintahan serta pemerataan pembangunan.

“Yang jelas, pembentukan 2 Kecamatan baru di Kabupaten Lahat telah lebih dulu diproses yakni Kecamatan Lahat Selatan yang merupakan pemekaran Kecamatan Lahat dan pembentukan Kecamatan Mulak Sebingkai yang merupakan pemekaran Kecamatan Mulak Ulu,” terang Hudson. (Din)