Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pisang Berjantung Dua

0

Lahat, jurnalsumatra.com – Kalau selama ini yang sering melihat atau mendengar orang beristri dua namun sangat langka kalau pisang bertandan dua sampai tiga. Akan tetapi ini lebih aneh lagi, buah pisang jenis gedah yang biasa dijadikan obat oleh warga ini berjantung dua dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter milik Yansary (60) warga Desa Indikat Ilir, Kecamatan Gumay Talang, Lahat.

Diakui lelaki yang lanjut usia ini, dirinya tidak menduga kalau pohon pisang miliknya berjantung dua, juga pisangnya bertandan dua. “Terus terang saya sendiri kaget, ketika melihat pisang yang biasa kami jadikan obat dusun ini, bisa berjantung dua, dan pisangnya pun bertandan dua,” ungkapnya, seraya menambahkan, penemuan ini sudah ia sampaikan dengan kepala desa (Kades)

Dijelaskan Yansary, penomena pisang berjantung dua serta bertandan dua ini, tidak menyangka saja dan selama ini dirinya tidak memiliki firasat apa-apa. “Kalau kita masyarakat dusun menamakan pisang ini jenis genah. Pisang yang biasanya dijadikan obat oleh warga,” katanya.

Kalau selama ini cukup banyak ditemuakan mulai bertandan dua sampai tiga. Namun, pisang milik Yansary ini, sangat berbeda selain pisangnya berjantung dua, juga tandan pisangnya dua.

“Selama ini, pisang tersebut biasanya kita gunakan untuk obat dusun. Warga yang terkena penyakit. Nah, dari penemuan pohon pisang cukup aneh ini membuat warga kita Indikat Ilir berduyun-duyun melihat secara langsung, dan berfoto,” ungkap Kades, Broto desa Indikat Ilir, Kecamatan Gumay Talang, Lahat.

Sangat tidak lazim kalau dibandingkan dengan pohon pisang lainnya, menurut Broto, pisang yang satu ini, dengan ketinggian 1,5 Meter dalam sebatang pohonnya, selain jantungnya dua juga tandan pisangnyapun ada dua.

“Alhamdulillah, sampai saat ini warga kita tidak mengalami kejadian-kejadian aneh, begitu juga Pansary pemilik pohon pisang tersebut. Intinya, pisang ini akan terus kita jaga, karena selama ini buah pisangnya dijadikan obat oleh warga ada,” pungkas Broto, serta menambahkan, mungkin fenomena ini suata mukjizat atau suatu anugerah dari kebesaran Allah SWT. (Din)