Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Cadika Sungai Ulin Banjarbaru “Kumuh”

0

Banjarmasin, jurnalsumatra.com- Tempat pendidikan dan pelatihan Pramuka atau Cadika Sungai Ulin Banjarbaru, Kalimantan Selatan, (sekitar 40 kilometer timur laut Banjarmasin) kini terkesan kumuh.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Kalimantan Selatan (Kalsel) HM Rosehan NB SH ketika dikonfirmasi, Jumat membenarkan keadaan Cadika Sei Ulin tersebut, seraya menyatakan, kawasan itu dalam beberapa tahun belakangan kurang layak lagi sebagai kegiatan perkemahan.
Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya memperbaiki atau membenahi kawasan Cadika tersebut melalui bantuan dari pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel..
Namun, lanjut mantan Wakil Gubernur Kalsel itu, untuk perbaikan Cadika yang keberadaannya sejak tahun 1970-an tersebut terkendala masalah kepemilikan lahan.
“Pemprov Kalsel sejak lama mau memberi bantuan untuk perbaikan dan pengembangan Cadika tersebut, tapi tak bisa terealisasi,” ujar Rosehan yang kini anggota DPRD tingkat provinsi itu.
Pasalnya, lanjut laki-laki kelahiran 12 April 1968 atau berbintang Aries yang bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, TNI yang mengakui kepemilikan lahan Cadika tersebut.
Sedangkan berdasar ketentuan, kawasan Cadika tersebut harus ada sertifikatnya, baru bisa mendapat bantuan dari Pemprov setempat,
“Sementara untuk penyelsaian masalah lahan kawasan Cadika itu kewenangan berada pada Kementerian Pertahanan Keamanan (Menhankan) di Jakarta,” lanjutnya menjawab Antara Kalsel.
Oleh sebab

itu, Pemprov menyetujui untuk kegiatan perkemahan Pramuka tidak lagi di Cadika Sei Ulin, tapi menggunakan sebagian lahan pada kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Mandiangi Kabupaten Banjar, Kalsel.
“Karena itu pula perbaikan dan pemeliharaan Cadika tersebut seadanya. Tapi tetap sebagai tempat pendidikan dan pelatihan Pramuka, kecuali untuk kegiatan perkemahan yang pindah,” demikian Rosehan.(anjas)