Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


UNBK Hari Pertama Di Makassar Berlangsung Lancar

0

Makassar, jurnalsumatra.com- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah sekolah SMA dan SMK pada hari pertama di Makassar, Sulawesi Selatan berlangsung aman dan lancar.
“Syukur alhamdulilah ujian hari ini berjalan lancar tanpa kendala. Listrik tidak padam dan jaringan internet di sejumlah sekolah yang melaksanakan UNBK lancar,” sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Makassar Alimuddin Tarawe dikonfirmasi, Selasa.
Ia menambahkan sejauh ini akses listrik dan jaringan internet sangat mendukung siswa dalam pelaksanaan ujian. Dirinya berharap hingga masa akhir ujian semua perangkat komputer dan listrik tetap mendukung.
Berdasarkan data  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar tercatat sebanyak 22.416 siswa SMA dan SMK telah melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2016 hari ini.
Diketahui untuk peserta UNBK sebanyak 8.535 siswa dengan 39 sekolah baik di tingkat SMA Negeri serta 39 di SMK Negeri. Sementara peserta ujian Paper Based Test (PBT) atau berbasis kertas sebanyak 8.535 siswa berlangsung di 112 SMA dengan rincian 17 di SMA Negeri dan 95 di SMA swasta.
Pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA dan SMK pada 2016 menggunakan dua sistem, yakni sistem PBT berlangsung selama tiga hari yaitu 4-6 April dan UNBK berlangsung selama sembilan hari atau 4-12 April.
Secara terpisah Kepala Sekolah SMK Negeri 7 H Muhammad Ilyas menyebutkan jumlah siswa yang mengikuti UNBK  sebanyak 270 peserta dibagi menjadi tiga sesi. Masing-masing satu sesi berjumlah 90 orang dengan dua ruangan.
“Tes untuk UN tahun ini semua menggunakan sistem UNBK dan dibagi tiga sesi dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kemudian besoknya akan dilakukan ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, pada hari berikutnya Matematika sampai pada mata pelajaran Teori Kejuruan,” jelasnya.
Mengenai dengan kelulusan siswa, kata dia, standar kelulusan secara nasional telah ditetapkan pusat dengan nilai 5,5 yang bisa digunakan mendaftar diperguruan tinggi negeri maupun universitas negeri.
“Kami berharap agar seluruh siswa yang mengikuti ujian bisa lulus dengan sempurna meski nantinya kalau ada siswa yang tidak lulus tetap akan dikutkan pada ujian susulan. Tapi kami tidak berharap ada seperti itu,” ucap mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 6 ini.(anjas)