Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pasca UN, Lembar Kunci Jawaban Beredar  

0

1428d566-130e-47cc-869c-a705c2c407faKAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Walaupun pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK sederajat, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) telah berakhir, namun saat ini masyarakat dihebohkan dengan beredarnya lembar kunci jawaban yang diduga merupakan bocoran kunci jawaban beberapa mata pelajaran UN tahun 2016.

Untuk SMA program IPA, soal UN yang ada bocoran kunci jawabannya yakni untuk mata pelajaran Fisika, dengan beberapa kode soal, sementara untuk program IPS, soal yang beredar kunci jawabannya adalah mata pelajaran Sosiologi dan Ekonomi, juga lengkap dengan beberapa kode soal.

Beredarnya bocoran kunci jawaban soal UN di Kabupaten OKI ini jelas menimbulkan tanda tanya besar, lantaran setiap tahun Kabupaten OKI menduduki peringkat pertama nilai UN tertinggi di Provinsi Sumsel. Begitu juga dengan nilai UN tingkat SMP yang masuk 10 besar tingkat provinsi.

Menurut informasi dari narasumber yang dapat dipercaya, lembar kunci jawaban yang beredar tersebut memang lembar kunci jawaban soal UN tahun 2016, karena memang ada dugaan kuat soal-soal UN untuk OKI telah bocor 3 hari sebelum pelaksanaan. “Informasinya memang soal UN ini dibuka oleh oknum-oknum sebelum pelaksanaan, dengan tujuan untuk membuat kunci jawaban soal,” ungkap sumber ini.

Dikatakannya, lembar-lembar kunci jawaban UN ini didapat dari seorang siswa dari salah satu SMA di Kayuagung. “Ya menurut pengakuan siswa itu lembar kunci jawaban sengaja diberikan guru pengawas di beberapa sekolah di Kayuagung, ya mungkin tujuannya agar nilai siswa bisa besar, terutama bagi siswa yang merupakan anak-anak pejabat,” terangnya seraya mengatakan, pembuatan lembar bocoran kunci jawaban itu diduga dikoordinir oleh beberapa oknum kepala sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan OKI, Drs H Zulkarnain melalui Sekretarisnya, H Husni SPdI membantah jika pelaksanaan UN di Kabupaten OKI dinodai dengan beredarnya lembar kunci jawaban bagi para peserta.

“Bukan hanya kita, sebelumnya juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud) pernah menyatakan pelaksanaan UN tahun ini dipastikan tidak ada kebocoran soal ataupun kunci jawaban,” ungkapnya.

Menurutnya, lembar kunci jawaban yang beredar tersebut diduga ulah dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan maksud merusak citra Dinas Pendidikan OKI.

“Kami pastikan itu tidak benar dan itu mungkin perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (RICO)