Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Plt Bupati Muba Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD

0

SEKAYU, beritamuba – Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muba terhadap penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2015 pada Rapat Paripurna Masa Persidangan I Rapat ke-3 di Gedung DPRD, Senin (11/4/2016).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Muba Abusari SH Msi, turut hadir Sekda Muba Drs H Sohan Majid MM,  Asisten I H Rusli SP MM, Asisten II Ir Sulaiman Zakaria MT, para staf Ahli dan staf Khusus, serta Kepala SKPD dan FKPD.

Plt Bupati menyampaikan rasa terima kasih atas masukan, saran dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pandangan umum yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD.

Seperti yang disampaikan Plt Bupati  terhadap Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), beliau mengucapkan terima kasih atas apresiasinya, kedepan untuk tahun berikutnya LKPJ Bupati akan disampaikan tepat waktu dan akan berupaya mengurangi angka penganguran.

“Kami sangat sependapat dengan penciptaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka penganguran di Kabupaten Musi Banyuasin, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pemerintah telah melaksanakan diantaranya padat karya infrastruktur, padat karya produktif dan pelatihan tenaga kerja mandiri di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Muba meliputi jurusan otomotif, las listrik, komputer dan kursus menjahit,” ujar Beni.

Sedangkan untuk menanggapi pandangan umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Beni mengatakan menanggapi saran agar mencarikan solusi terhadap permasalahan ekonomi yang sulit yang disebabkan menurunya harga komoditas karet dan sawit sehingga berpengaruh pada daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

“Menurunnya harga komoditas karet dan sawit akhir-akhir ini merupakan dampak dari ekonomi global yang diakibatkan menurunya permintaan pasar dunia dan menurunnya harga minyak bumi dunia, menyikapi hal tersebut pemerintah telah menerapkan kebijakan bersama mengurangi ekspor karet ke negara-negara pengimpor dan kedepan akan lebih mempercepat menstabilkan harga dan mendorong kenaikan harga CPO (Crude Palm Oil) dalam negeri,” tuturnya.(relis humas pemkab Muba Sumsel)