Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Warung Remang-Remang Rusak Citra Palu

0

Palu, jurnalsumatra.com – Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Palu Danawira Asri menyatakan warung remang-remang di pinggiran jalan di bagian depan Kota Palu tidak boleh dibiarkan karena merusak citra kota.
“Warung remang-remang yang ditunggui oleh perempuan-perempuan berpakaian seksi tersebut dapat merusak citra Kota Palu sebagai salah satu daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama di Indonesia,” ujarnya di Palu, Senin.
Daerah ini, katanya, berpenduduk mayoritas muslim dan lebih terkenal lagi dengan adanya Alkhairaat sebagai pusat peradaban kemanusian di bidang agama.
“Jangan sampai kegiatan yang bersifat negatif merusak citra tersebut,” katanya.
Dirinya menyatakan tindak sepantasnya warung remang-remang dengan wanita-wanita seksi yang setiap malam memamerkan tubuh mereka di pinggiran Jalan Rajamoili berkembang di Kota Palu.
Karena itu, katanya, keberadaan warung remang-remang tersebut  segera dibasmi untuk menjaga citra daerah serta dampak negatif yang dilahirkan dari kegiatan melayani lelaki hidung belang utamanya generasi muda.
Tidak hanya warungnya, kata dia, pemerintah juga harus merazia dan menjaring wanita-wanita yang setiap malam memamerkan tubuh seksinya di pinggiran jalan tersebut, untuk dilakukan pembinaan dan diberikan pekerjaan yang layak.
“Hal itu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena akan memberikan dampak yang besar kepada generasi muda di daerah ini,” ujarnya.
Desakan atas hal itu juga disampaikan oleh Satkorwil Banser Provinsi Sulawesi Tengah, Muhdar Ibrahim bahwa pemerintah dan pihak terkait tidak boleh membiarkan warung remang-remang dan wanita setengah bugil terus berkegiatan di pinggiran jalan utama.
Dirinya memandang keberadaan warung remang-remang dan wanita setengah bugil yang tidak berjauhan dengan ruang rublik taman anjungan nusantara dapat memberikan dampak lain terhadap pengunjung taman tersebut.
“Di taman itu banyak anak-anak yang datang bermain, bagaimana jika setiap sore anak-anak kecil selalu melihat wanita-wanita setengah bugil di warung remang-remang tersebut, ini tentu memberi dampak buruk terhadap anak-anak,” ujarnya.(anjas)