Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


AKL Datangi DPRD Sumsel

0
AKL Datangi DPRD Sumsel

AKL Datangi DPRD Sumsel

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam AKL Akademi kesehatan lingkungan, mendatangi kantor DPRD sumsel kamis (14/4/2016), meminta Menuntut Direktur Akademi kesehatan lingkungan dan pemprov sumsel untuk bertanggung jawab atas ketidak jelasan nasib mahasiswa, dan Buruknya penyelenggaran sistem dan manajemen pendidikan di kampus,

Menurut kordinator lapangan saparyanto mengatakan kepada awak media kami meminta DPRD Sumsel untuk srgera membentuk panitia khusus (Pansus) dalam menyelesaikan persoalan nasib mahasiswa kesehatan yang semakin tidak jelas”

sejak berlakunya undang – undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan undang – undang nomor 12 tahun 2012 tentang perguruan tinggi menjadikan status kelembagaan akademi kesehatan lingkungan milik pemda tidak memiliki dasar hukum tetap”ujarnya”

Lanjutnya’ sehingga berdampak pada calon alumni,karena akan ada penolakan oleh dunia kerja secara administratif,ketidakjelasan status tersebut tidak segera ditanggulangi,solusi dari permasalahan tersebut telah dirumuskan oleh ombudsman RI dan berbagi pihak terkait surat’kata dia”

Nomor 046/ORI- srt/l/2016 dN notulen pertemuan tertanggal 20 january 2016,yakni mengalihkan lembaga pendidikan tinggi kesehatan milik pemda kepada kemenristekdikti dengan menggabungkannya kesalah satu perguruan tinggi negeri di daerah tersebut,

Kami mendesak Direktur akademi kesehatan lingkungan dan pemprov sumsel untuk segera menindaklanjutin surat pernyataan kesedian melayangkan surat ke menristekdikti RI yang berisikan tentang permohonan untuk melakukan penggabungan AKL ke Unsri,ujarnya’

Menurut Rizal Kenedy anggota DPRD sumsel didampingi Askweni, Hasbi, Mardiansyah, Nurwati Wahab, Maliono dan Kabag Humas Protokol Setwan DPRD Sumsel Masitoh yang menemui para demo mengatakan Silahkan saudara-saudara menyampaikan aspirasi. Kami akan sampaikan ini ke Kemenristekdikti dan Kemenkes. Kami juga berkoordinasi dengan Dinkes. Kami berharap proses perkuliahan tidak terganggu dan tetap berjalan,” jelasnya”(yuyun)