Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kapolda Kepri : Narkoba Selundupan Masih Banyak Beredar

0

    Batam, jurnalsumatra.com – Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menyatakan, masih banyak narkoba yang beredar meski jajarannya sudah sering menangkap dan menggagalkan upaya penyelundup barang tersebut.
“Upaya perang terhadap narkoba berupa razia dan penggagalan penyelundupan sudah banyak dilakukan. Nanum memang masih banyak yang lolos dan beredar,” kata dia di Batam, Sabtu.
Ia mengatakan di Indonesia ada lima juta pengguna narkoba, artinya kebutuhan bagi seluruh pengguna tersebut sangat besar. Sementara Kepri juga merupakan wilayah jalur masuk narkoba yang selanjutnya dikirim ke wilayah lain di Indonesia.

    “Dari Kepri khususnya Batam memang belum ada tangkapan dengan jumlah besar. Namum selalu ada upaya penyelundupan khususnya melalui pelabuhan,” kata Sam.
Sam menggatakan, dari sejumlah pelaku penyelundupan sabu asal Malaysia baik WNI atau warga asing yang diamankan menggunakan berbagai macam modus.
“Ada yang dimasukkan dalam tubuh, sol sepatu, ada dililitkan pada paha, ada yang disembunyikan dalam jilbab seperti rambut diikat. Modusnya bermacam-macam, namun kami sudah pelajari semua,” kata dia.
Polda Kepri, kata dia, juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningktkan pengawasan pada jalur-jalur pelayaran menuju wilayah Kepri.

    Selain itu, Polda Kepri juga gencar melakukan razia pada sejumlah tempat hiburan malam khususnya yang ada di Batam.
“Selama ini baru sabu yang banyak kita tangkap. Sementara ekstasi masih minim sekali, artinya masih banyak bandar-bandar ekstasi yang harus juga dirazia,” kata Sam.
Polda Kepri, kata dia, akan terus melakukan upaya perang terhadap narkoba seperti Perintah Presiden Joko Widodo. Tidak hanya pada saat ini yang tengah digelar Operasi Bersinar, namun juga setelah operasi tersebut usai.
“Kami bersama instansi terkait akan terus memerangi peredaran narkoba agar tidak semakin banyak masyarakat jadi korban penyalahgunaan barang terlarang tersebut,” kata dia.(anjas)