Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Galian Tanjung Senai

0

2f452fe7-f693-462d-b8b6-2d8184b678b1INDRALAYA, jurnalsumatra.com -  Dua Pelajar Asal Kota Palembang yakni Andri (18), dan Raka (18), yang merupakan siswa Kelas 1 SMAN 18 Palembang, tewas tenggelam di lokasi galian di Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) Selasa (19/04/2016), sekitar pukul 12.30 WIB, atau berjarak sekitar 100 meter dari Komplek Perkantoran (KPT), Pemkab OI.

Kedua pelajar yang tercatat sebagai warga Perumnas, Kenten, Palembang ini disinyalir tidak bisa berenang hingga menyebabkan keduannya tenggelam.

Menurut Informasi, kedua korban bersama rekannya yang juga dari Palembang yakni Purnama, Citra, Bintang, Nopersa dan Adit sengaja datang ke Tanjung Senai dari Palembang untuk sekedar jalan-jalan.

Menggunakan empat sepeda motor, ke tujuh pelajar menikmati keindahan alam yang ada di Tanjung Senai. Entah mengapa, kedua korban memisahkan diri dan langsung berenang di sebuah galian.

Satu dari dua korban berteriak minta tolong dan mengundang rekannya dan warga yang saat itu sedang memancing. Warga langsung menghubungi anggota polisi, Markas Brimobda Polda Sumsel yang berada tidak jauh dari lokasi.

Anggota Brimobda Polda Sumsel dibantu BPBD OI terjun ke sebuah galian yang memiliki kedalaman 10 meter untuk melakukan pencarian. Satu jam dilakukan pencarian, petugas menemukan tubuh Andri sudah tidak bernyawa.

Selang 30 menit, petugas menemukan jasad Raka tidak jauh dilokasi penemuan jasad Andri. Keduanya langsung dibawa ke RSUD OI.

Menurut Citra (17), rekan korban mengatakan bahwa dirinya datang dengan tujuh orang menggunakan empat motor untuk jalan-jalan di Tanjung Senai dan kami tidak tahu kalau Andri dan Raka berenang.

“Kami tidak tahu kalau Andri dan Raka berenang. Tiba-tiba berteriak tenggelam dan Purnama coba tolong tapi tidak bisa,” Ujarnya di RSUD OI sambil menangis.

Sementara itu Kapolres OI AKBP Denny Y. Putro melalui Kapolsek Indralaya AKP Makmun mengatakan, didalam tubuh kedua korban tidak ada luka akibat penganiayaan dan diduga kuat tewas tenggelam.

“Untuk lima rekannya masih kita mintai keterangan. Mereka datang ke Tanjung Senai untuk jalan-jalan, dan ditubuh kedua korban tidak ada luka akibat penganiayaan dan diduga kuat keduanya tewas tenggelam” Singkatnya. (Edi)