Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kemantapan Otonomi Daerah Dibutuhkan Hadapi Tantangan MEA

0

Minahasa, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara terus memantapkan otonomi daerah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).
Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow di Minahasa, Senin mengatakan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, peningkatan daya saing daerah dan pengembangan demokrasi lokal sebagai modal menghadapi era MEA,
Dikatakan, kebijakan MEA menjadikan seluruh Pemerintah Daerah menata seluruh elemen Otda agar mampu bersaing dalam aktivitas ekonomi berupa bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas tenaga kerja terampil, arus bebas modal dan arus bebas investasi.
Saat ini Indonesia masih berada di bawah negara ASEAN lainnya, oleh karena itu dalam rangka mempercepat tujuan Nawa Cita Presiden RI telah memberikan arahan untuk segera melaksanakan simplifikasi regulasi yang menjadi kewenangan pemerintah.
Melalui momentum ini, diharapkan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.
Maka kebijakan Nawa Cita dengan sembilan agenda prioritas Kabinet Kerja harus menjadi rujukan dalam menetapkan RPJMD dan RKPD untuk dilaksanakan secara efektif.
Kepada seluruh pemerintah diminta supaya mempedomani dan menyesuaikan Perda dengan UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah agar keterpaduan Pemerintahan Pusat dan Daerah dapat berjalan dengan efektif dan efisien untuk mendukung pembangunan Nasional.
Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow menjadi Pembina Upacara Bendahara memperingati Hari Otonomi Daerah ke-20 di Kabupaten Minahasa pada 25/4 di Lapangan Kantor Bupati, Tondano.
Upacara yang diikuti pula oleh Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang, Sekdakab Jeffry Korengkeng, para Asisten, para pejabat dan seluruh ASN di lingkup Pemkab Minahasa.(anjas)