Dinda Luthfiah Chairani Jadi Dancer Untuk Mencari Penghidupan

0

Palembang, jurnalsumatra.com – Perpisahan kedua orang tuanya, membuat dirinya berfikir untuk mencari pekerjaan dari pada melanjutkan pendidikannya, setelah menyelesaikan sekolahnya dan beberapa pekerjaan dijalaninya, namun penghasilannya tidak sesuai yang diharapkannya sampai akhirnya dirinya menjadi dancer untuk memperoleh penghasilan dalam membiaya kebutuhan hidup.

Dibincangi jurnalsumatra.com Dinda Luthfiah Chairani di G2 Entertainment KTV & Lounge Jl. Radial Komplek Ilir Barat Permai Blok D1 No. 22 – 26 Palembang mengatakan “Semenjak kedua orang tua aku berpisah dari tahun 2014. aku mulai berfikir gimana caranya cari uang sendiri dengan keringatan ku sendiri” jelasnya mengawali obrolan kami.

“Selama ini banyak orang menilai, kalau yang bekerja di dunia malam itu pada enggak bener, tapi mereka salah, enggak semua pekerja dunia malam pada enggak benar” jelas cewek kelahiran Palembang, 10 September 1996 ini.

Dikatakanya, orang yang bekerja malam, mempunyai alasan tersendiri. Biarpun aku belum terlalu lama berkarir didunia malam, beberapa bulan lalu, aku bekerja malam berprofesi sebagai LC (Lady Companion) disalah satu tempat hiburan malam yang lumayan dikenal oleh masyarakat Palembang, tapi profesi tertsebut tidak berlangsung lama hanya sekitar beberapa hari saja, “Karena pekerjaan tersebut tidak menjamin pemasukan uang yang tetap hanya mengandalkan uang-uang tips dan voucher para tamu, jika tidak ada tamu, artinya tidak ada pemasukan uang. Itulah sebabnya aku memutuskan untuk berhenti dan sempat nganggur” ungkapnya dengan pekerjaan yang pernah dilakoninya.

Lebih lanjut dikatakannya, entahlah aku kembali berfikir tentang profesi yang terbilang asik dan ada fee tetapnya + uang tip. Sepertinya menjadi Dancer/Sexy Dancer.  aku kembali mencoba mencari-cari info management yang membutuhkan talent barunya. Akhirnya aku bertemu dengan salah satu Manager Sexy Dancer yang bernama Queency Dancer di sebuah akun sosial media dan ternyata mereka menerima talent baru yang mau bergabung dan belajar serta siap dipekerjakan di club-club malam diberbagai kota. Akhirnya aku diterima dan langsung ditempatkan dikota dimana kota tersebut adalah tempat tinggal ku sendiri.

“Profesi ini terlihat gampang jika dilihat oleh sekilas mata, ternyata pekerjaan ini, agak lumayan sulit dan cukup menguras keringat. Tapi aku bangga bisa mendapatkan profesi ini karena tidak semua orang bisa menghafal gerakan dan enggak semua orang mau menguras keringat, juga banyak nemuiin orang-orang disekitar kita yang berbeda beda sifat, tapi aku nggk masalah yang aku cari itu uang bukannya teman ataupun musuh” bebernya sambil melepas tawa.

Ia mengaku kalau cita-cita waktu kecilnya pengen jadi dokter tapi untuk lanjut kuliahnya enggak minat, kayaknya kalau kuliah tambah ribet dan pelajarannya full, pengennya dulu jadi dokter bisa membantu orang yang memerlukan bantuan dan pengen nyembuhi orang sakit, karena pekerjaan dokter itu mulia banget.

“Sekarang bagi ku sexy dancer udah jadi bagian dari mata pencarian ku.. Jadi kalian yang broken home jangan patah semangat yaa? Ini ujian buat kalian maju terus pantang mundur” tegasnya sambil melempar senyum manisnya. (edchan)

Share.