Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Jalan Lokasi Wisata Arungjeram Teritimbun Longsor

0
Jalan menuju Lokasi Wisata Arungjeram Teritimbun Longsor

Jalan menuju Lokasi Wisata Arungjeram Teritimbun Longsor

PAGARALAM, jurnalsumatra.com  – Jalan menuju lokasi wisata Arungjeram Dusun Pelangkenidai, Kelurahan Pelangkenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, lumpuh total akibat tertimbun longsor sepanjang 10 meter dan tinggi sekitar 2 meter.

Penelusuran, peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan wisata Arungjerang atau Rafting yang berjarak sekitar 5 km dari pusat Kota Pagaralam.

Kemudian, longsor yang bersal dari tebing setinggi sekitar 10 meteritu menutupi seluruh badan jalan, membuat jalur ini hanya bisa dilewati jalan kaki. “Kejadian ini berawal saat hujan yang mengguyur Kota Pagaralam membuat kondisi tanah labil, dan tebing setinggi puluhan meter itu longsor,” kata Rifi Mustapa Ketua RW O1 Kelurahan Pelangkenidai.

Ia mengatakan, longsor ini  membuat jalan ini tidak bisa dilewati kendaraan baik, sepeda motor dan mobil kecualai pejalan kaki. “Longsor ini sudah dua kali terjadi dan kejadian hari ini paling parah karena semua badan tertimbun matrial longsor. Panjangnya capai 10 meter dan tingginya sekitar 2 meter,” kata dia.

Menurut Refi, kondisi longsor  ini sudah tidak bisa lagi ditangani secara manual warga setempat dan harus di bantu alat berat. “Kondisi longsor ini sudah tidak bisa lagi tanggulangi warga setempat dan diminta kepada pemkot atau instansi terkait untuk membantu alat berat,” ujarnya.

Ia mengatakan, evakuasi matrian longsor ini diharapkan cepat dilakukan karena jalan ini juga merupakan satu-satunya sarana untuk aktifitas petani, seperti mengakut hasil panen padi, sayur dan kopi. “Timbunan longsor sulit kita pindahkan, selain banyak pohon tumbang,  tanah yang menutupi badan jalan cukup tinggi dan  banyak,,” kata dia.

Ditambahkan warga setempat Zainul,  material timbunan  longsor tidak bisa dibersihkan menggunakan alat berat berupa eskavator. “Kondisi medan cukup berat membuat warga sulit bersihkan atau pindahkan matrial longsor tanah kuning campur batu dan pohon kayu yang ikut roboh,” kata dia.

Belum lagi, kata Zainul, jalan ini juga merupakan satu-satunya tempat menggantukan hidfup warga setempat, baik untuk usaha tani dan angkutan hasil perkebunan.

“Kita minta pemerintah dapat batu evakuasi matrial longsor, karena akibat longsor jalan ini hanya bisa dilalui dengan jalan kaki,” ungkap dia. Sementara itu, Kepala BPBD Kota Pagaralam, Herawadi SSos didamping Kepala Dinas PU Haryadi Razak,  mengatakan,  longsor di jalan Arungjeram terjadi akibat curah hujan terlalu tinggi mengguyur Kota Pagaralam dan sekitarnya.

 “Kita sudah berkoordinasi dengan instansi terkait yang memiliki alat berat untuk bersihkan jalan yang tertutup tanah akibat longsor,” ujar dia.

 Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, dalam beberapa bulan ini menjadikan sejumlah daerah rawan terjadi bencana, seperti Lematang Indah, Indikat dan termasuk di lokasi arungjeram.

 Mengantisipasi hal tidak diinginkan kata dia, petugas telah memasang imbauan dan disekitar lokasi longsor. “Jalur akses menuju lokasi Arungjeram  terpaksa sementara waktu ditutup, karena memang kondisinya tidak bisa dilalui akibat tertutup longsor, menunggu ada bantuan alat berat untuk bersihkan longsor,” ujar dia.

Pengendara tidak bisa dilewati karena ada  dua  titik jalan tertutup longsor, dengan ketinggian  2 meter dan kondisinya cukup berat dan bautuh alat berat untuk bersihkanya. (Asa)