Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Diduga PDAM Banyuasin Gunakan Minyak Tanpa Dokumen

0
Diduga PDAM Banyuasin Gunakan Minyak Tanpa Dokumen

Diduga PDAM Banyuasin Gunakan Minyak Tanpa Dokumen

BANYUASIN, jurnal Sumatra.com  –  PDAM Tirta Betuah Unit Sembawa Kabupaten Banyuasin diduga menggunakan minyak tanpa dilengkapi domen (diduga ilegal) untuk operasional. Hal  ini terungkap setelah Unit Tindak Pidana Khusus (Pitsus) Polres Banyuasin, Selasa (3/5) 2016 pukul 11.30 WIB melakukan penggrebekan minyak solar tanpa dokumen resmi dari PT Pertamina yang diduga tersimpan di gudang PDAM Tirta Betuah Unit Sembawa di Dusun I Desa Tanjung Menang Musi Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

Di TKP,  Tim Unit Pidsus Polres Banyuasin yang dipimpin Kanit Pidsus Iptu Apriayadi,SH mengamankan barang bukti (BB) 10 drum minyak solar masing-masing berisi 200 liter.

Pada saat pengerebakan, ada tiga orang pekerja Honorer yakni Sarkasih (21),Harianto (23), dan Irwan (23) yang kesemuanya Warga Desa Tanjung Menang Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin.

Sarkasih dihadapan petugas  mengatakan, minyak solar tersebut diduga dikirim salah satu SKPD PU CK. “Baru dua kali dikirim Kadis PUCK pak NY. Kiriman  pertama 2 drum berisisikan 200 liter kemudian malam (28/4) 2016 dikirim lagi sebanyak 20 drum masing masing 200 Liter per drum menggunakan mobil truk,”tegasnya.

Hal yang sama dikatakan, Harianto (23) minyak solar yang dikirim kesini biasanya menggunakan nota dan ada tanda terima. “Saat masih dijabat Pak Bakrie Minyak Solar yang dikirim selalu ada Nota dan tanda terima,akan tetapi sekarang kami tidak dikasih apa apa sudah dua kali pengiriman,”ujarnya.

Sementara itu, Kanit Pidsus Iptu Apriyadi,SH membenarkan jika pihaknya mengamankan minyak solar ilegal dari gudang PDAM Tirta Betuah Unit Sembawa. “Kasus ini masih kita dalami, apakah ada huhunganya dengan Ilegal Tiping atau bentuk lain. Namun yang pasti kita akan selidiki dari mana asal usul minyak tersebut,”tegasnya.

Semua barang bukti  yang diamankan lanjutnya,  sebanyak 10 Drum. “Semuanya ada 23 Drum, akan tetapi yang tersisa hanya 10 drum lagi dan,yang jelas minyak solar ini diduga tidak berdokumen,”paparnya. (Lubis)