Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PW NU Sumsel Dukung Nusantara Mengaji

0
PW NU Sumsel Dukung Nusantara Mengaji

PW NU Sumsel Dukung Nusantara Mengaji

Palembang, jurnalsumatra.com – Gerakan Nusantara mengaji mendapatkan respon positif dari warga Sumatera Selatan (Sumsel). Berbagai elemen masyarakat tumpah ruwah membaca ayat demi ayat di Masjid, Langgar dan Pondok Pesantren. Seperti di Ponpes Sabilul Hasanah, Banyuasin, sabtu malam (7/5).

Sedikitnya 900 ribu orang santri putera dan puteri ikut mengkhatamkan 200 kali al-quran bersama PWNU, Sumsel, PW GP Ansor, PW IPNU-IPPNU dan Korcab PMII Sumsel serta Majelis Pemuda Islam Indonesia (MPII) Sumsel. “Kegiatan ini positif, makanya harus kita dukung untuk keselamatan dan keberkahan bangsa, khususnya Sumsel,” kata wakil ketua PWNU, Hernoe Roesprijadji dalam sambutannya.

Menurut Hernoe dengan mengkhatamkan al-Quran ini, diharapkan hajat masyarakat dan santri akan terijabah. Ini juga bagian dari ikhtiar menjadikan al-Quran sebagai imam bagi umat muslim. “Kita berjarap kegiatan ini tidak selesai sampai di sini saja, tapi bisa rutin dan terus menerus dilakukan. Ini adalah gerakan awal yang harus kita lestarikan,” ajaknya.

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Sumsel, KH M Mudaris SM menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan nusantara mengaji yang diinisiatori oleh Muhaimin Iskandar, ketum PKB ini adalah bagus. “NU mendukung kegiatan semacam ini,” katanya.

Dikatakan, PKB merupakan anak kandung NU, sehingga setiap gerakan anak yanb positif harus di support. Begitu sebaliknya, jika melenceng harus diingatkan kembali ke jalan yang direstui ulama. “Saya ini bidannya PKB saat lahir di Sumsel,” tegasnya.

Diketahui, gerakan Nusantara mengaji mengkhatamkan 300 ribu al-Quran ini ditargetkan selesai swlama 24 jam. Khusus Sumsel, sebanyak 10.900 kali khataman “Sumsel kebagian 10.900 khatam menyatakan kesiapan untuk khataman untuk yang dilaksanakan di Sumsel di ponpes, masjid, dan majelis taklim,” kata ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan.

Dijelaskan, pada kegiatan Nusantara Mengaji ini akan berlangsung selama 24 jam. Mulai Sabtu (7/5) pukul 19.00 hingga Minggu (8/5) pukul 19.00. “Pembukaan untuk wilayah Sumsel di Masjid Ar Riyadh. Besoknya dilakukan doa qubronya di Ponpes Al Ittifaqiah Ogan Ilir. Kalau hafidz quran biasanya 15 jam. Ada satu santri yang satu khatam 30 juz. Ada jedah Isomah,” sambungnya.

Dikatakan Ramlan yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel ini, gelaran Nusantara Mengaji ini semata-mata tujuannya untuk keselamatan, kesejahteraan dan barokah serta minta kesuksesan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

“Karena Alquran merupakan satu-satunya mukjizat rasullah dan wajib kita pegang bawah sebagai petunjuk, penolong. Terlepas dan terhindar dari segala macam cobaan seperti narkoba. Di institusi kita kena semua penyakit narkoba. Banyak yang tidak ingat dengan akhirat,” pungkasnya. (Eka)