Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dinkes Rejanglebong Temukan Kasus HIV/AIDS

0

    Rejanglebong, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, menyatakan dari pemeriksaan kesehatan masyarakat setempat pada Januari-Maret 2016 ditemukan satu kasus HIV/AIDS di daerah itu.
Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Rejanglebong Nunung Trimulyani di Rejanglebong, Senin, mengatakan penemuan kasus penderita HIV/AIDS baru tersebut berasal dari kalangan masyarakat berisiko.
“Pemeriksaan itu dilakukan di sejumlah elemen masyarakat di lima kecamatan di Rejanglebong, khususnya kecamatan wilayah perkotaan,” katanya.
Penemuan kasus penderita HIV/AIDS baru ini, kata dia, setelah petugas dari beberapa kecamatan di wilayah perkotaan seperti di Puskesmas Curup Kota, RSUD Curup dan Puskesmas Perumnas Batu Galing, Kecamatan Curup Tengah melakukan pemeriksaan kesehatan warga.

    Kalangan warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan ini, tambah dia, dilakukan terhadap ratusan warga yang memiliki profesi berisiko seperti sopir angkutan umum, pekerja hiburan malam, pekerja salon dan beberapa profesi lainnya.
Kegiatan ini dilakukan petugas dalam berbagai kegiatan yang dilakukan masing-masing Puskesmas, bahkan ada masyarakat yang sukarela mendatangi sendiri tempat-tempat pelayanan kesehatan guna memeriksakan dirinya.
Warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan ini pada Januari 2016 sebanyak 243 orang, kemudian pemeriksaan pada Februari sebanyak 131 orang dan pada Maret sebanyak 85 orang, sehingga total masyarakat sudah diperiksa mencapai 459 orang.

    “Hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat kali ini petugas hanya menemukan satu kasus baru HIV/AIDS, dengan jenis kelamin laki-laki,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Kabupaten Rejanglebong, jumlah penderita HIV/AIDS di daerah itu pada 2011-2015 mencapai 64 orang, di mana yang masih bertahan hidup hanya 11 orang.
Dia juga mengimbau warga untuk mewaspadai penularan HIV/AIDS, antara lain menghindari seks bebas yang bukan dengan pasangan sah.(anjas)