Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PWI DIY Bentuk PWI Cabang Kulon Progo

0

    Kulon Progo, jurnalsumatra.com – Persatuan Wartawan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta akan membentuk PWI Cabang Kulon Progo untuk melindungi kalangan wartawan di daerah ini.
Ketua PWI DIY Sihono di Kulon Progo, Rabu, mengatakan pembentukan cabang di Kulon Progo ini sesuai dengan amanat Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) dan Kode Etik Jurnalistik PWI, di mana PWI tingkat provinsi diminta membentuk cabang di kabupaten.
“Anggota wartawan minimal berjumlah lima orang, kemudian pengurusnya minimal tiga orang, yakni ketua, sekertaris, dan bendahara,” kata Sihono saat beraudiensi dengan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo.
Selain pembentukan PWI Cabang Kulon Progo, lanjut Sihono, PWI akan membentuk sebuah koperasi sebagai upaya peningkatan kesejahteraan wartawan.

     Ia menargetkan rencana pembentukan PWI Cabang Kulonprogo beserta koperasinya ini sudah bisa direalisasikan sebelum masa jabatan Bupati Hasto berakhir, yakni pada Agustus 2016.
Sesuai arahan Bupati Hasto, koperasi ini bisa bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya mengambil alih pengelolaan toko jejaring.
Menurut dia, koperasi akan menjadi peluang bagi para wartawan untuk menjalankan unit usaha yang mampu memberikan konstribusi bagi mereka.
“Koperasi ini akan menjadi jalan keluar bagi persoalan yang sedang dihadapi wartawan, yakni kesejahteraan. Wartawan anggota koperasi juga bisa bekerja sama dengan banyak pihak, memberikan pelatihan jurnalistik kepada para pelajar, menggelar kegiatan penulisan juga hal-hal lain yang berkaitan dengan dunia jurnalistik,” katanya.

     Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo meminta PWI Cabang Kulon Progo dan koperasi wartawan harus berbadan hukum dan terbentuk sebelum masa jabatannya berakhir Agustus.
Menurut dia, pemkab tidak dapat memberikan bantuan bila koperasi atau PWI tidak berbadan hukum. Meski berbadan hukum dan alamatnya di provinsi, tetap tidak dapat memberikan bantuan.
Nantinya, koperasi tersebut bisa mengambil alih pengelolaan toko jejaring, seperti yang selama ini dilakukan Pemkab Kulon Progo melalui program Toko Milik Rakyat (Tomira).
“Koperasi PWI Cabang Kulon Progo bisa menjadi distributor air kemasan Kulon Progo, AirKu, bahkan bila memungkinkan bisa berpartisipasi dalam megaproyek bandara. Berbagai kegiatan yang berkaitan dengan dunia jurnalistik seperti lomba menulis bisa dilakukan,” terangnya.(anjas)