Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


HSU Kalsel Satu-Satunya Dapat Formasi CPNS

0

     Amuntai, Kalsel, jurnalsumatra.com – Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadi satu-satu daerah di Kalimantan Selatan yang mendapat jatah formasi penempatan 10 calon pegawai negeri sipil (CPNS) guru di wilayah terpencil atau garis depan.
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid di Amuntai, Sabtu mengatakan, sebanyak 17 formasi yang diusulkan untuk mendapat jatah penempatan CPNS guru garis depan, Kemendikbud hanya menyetujui 10 CPNS.
“Kita tetap bersyukur memperoleh jatah formasi penempatan CPNS guru untuk daerah terpencil ini, dan semoga program itu terus dilanjutkan Kemendikbud agar lebih banyak daerah tertinggal mendapat penempatan tenaga guru,” ujar Wahid.

     Wahid mengatakan, proses seleksi dan penempatan tenaga guru ke daerah sepenuhnya diatur oleh Kemendibud, Pemda HSU hanya mengajukan jumlah formasinya saja.
Sebanyak 10 formasi CPNS garis depan ini semuanya akan ditempatkan di Kecamatan Paminggir, karena memang diperuntukkan bagi daerah terpencil.
Ia merincikan, yakni masing-masing satu orang guru akan ditempatkan di SDN Ambahai dan SDN Sapala, dua guru di SMPN 2 Danau Panggang dan 5 guru di SMPN 3 Danau Panggang, di mana kedua sekolah ini juga berada di Wilayah Kecamatan Paminggir.

     Pemkab HSU, kata Wahid, sudah mendapatkan konfirmasi dari pihak Kemendikbud untuk bisa mengajukan formasi tambahan, penempatan CPNS guru garis depan, ini jika memang Pemda HSU masih membutuhkan.
Selain itu, tambah Wahid, pihaknya juga telah mengajukan 500 lebih formasi penerimaan CPNS 2016 kepada Badan Kepegawaian Nasional.
Namun mengenai waktu pelaksanaan penerimaan CPNS, Wahid belum bisa mengkonfirmasikan, karena dari pihak Kemendikbud sendiri masih dalam proses transisi penyusunan format karena istilah Pegawai Negeri Sipil kedepannya akan dirubah menjadi Aparatur Sipil Negara.
Kementerian pendidikan dan kebudayaan mengangkat sebanyak 7.000 guru di seluruh tanah air yang ditempatkan di daerah terpencil.

     Kemendikbud Anies Baswedan di Jakarta, Jumat I13/5) mengatakan, program penempatan CPNS guru garis depan ini untuk memenuhi kekurangan tenaga guru di daerah yang berstatus 3T atau tertinggal, terluar dan terdepan.
“Penempatan 7.000 tenaga guru diharapkan membawa perubahan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kearah yang lebih baik, karena tenaga guru CPNS garis depan memenuhi persyaratan latar belakang pendidikan dan sertifikasi,” ujar Anies Baswedan.
Anies mengatakan, meski jumlah 7.000 tenaga guru terlihat cukup besar, namun untuk skala Negara Indonesia yang wilayah dan jumlah penduduknya besar, jumlah ini masih kecil.
Melalui program ini, Kemendibud optimis bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara lebih merata, karena biasanya daerah terpencil masih kekurangan tenaga guru. Sementara daerah propinsi/kabupaten/kota terkadang masih terkendala dalam proses pemerataan tenaga guru ini.
Proses rekrutmen program cpns guru garis depan yakni melalui penerimaan online langsung oleh Kemendikbud, dimana tiap daerah mengajukan jumlah formasi yang dibutuhkan untuk kemudian diseleksi jumlahnya oleh Kemendikbud.(anjas)