Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Bank Indonesia: tren positif surplus neraca perdagangan berlanjut

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – Bank Indonesia memandang tren positif surplus neraca perdagangan masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan, sehingga mendorong penyempitan/pengurangan  defisit neraca transaksi berjalan dari level terkini di 2,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin, mengatakan surplus neraca perdagangan April sebesar 0,67 miliar dolar AS, yang meningkat dibanding Maret yang sebesar 0,51 miliar dolar AS, karena perbaikan ekspor beberapa komoditas andalan nonmigas.

Meskipun ekspor nonmigas dibandingkan Maret juga turun, bank sentral mencatat peningkatan kinerja ekspor untuk untuk beberapa komoditi seperti lemak dan minyak hewan/nabati, kendaraan dan bagiannya, mesin-mesin/pesawat mekanik, dan alas kaki.

Naiknya permintaan untuk komoditas tersebut, menahan lebih dalamnya penurunan ekspor nonmigas. Ekspor nonmigas hanya turun 01, persen dibandingkan Maret 2016. Sementara, impor nonmigas anjlok 3,4 persen dibandingkan Maret 2016.

“Meningkatnya surplus neraca perdagangan nonmigas karena impor nonmigas turun 3,4 persen secara bulanan. Ekspor nonmigas juga turun, tapi hanya 0,1 persen secara bulanan,” ujarnya.

Dengan begitu, perdagangan nonmigas pada April surplus sebesar 1,14 miliar dolar AS. Jumlah itu “mengkompensasi” neraca perdagangan migas yang masih defisit 0,5 miliar dolaer AS pada April 2016.

Ada pun, defisit perdagangan migas karena penurunan ekspor migas sebesar 28,4 persen dibandingkan Maret 2016, terutama ekspor minyak mentah dan gas. Sebenarnya impor migas juga turun dibandingkan Maret, namun besarannya lebih kecil dibandingkan penurunan ekspor yakni 12,3 persen..

“Ke depan, kinerja neraca perdagangan diperkirakan tetap positif dalam mendukung transaksi berjalan berada pada level yang berkesinambungan,” kata Tirta.(anjas)