Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Ratusan masyarakat Sumsel ikuti ujian Paket A

0

Palembang, jurnalsumatra.com – Sebanyak 988 masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan mengikuti ujian kelompok belajar Paket A, atau setingkat Sekolah Dasar yang dijadwalkan berlangsung, 16-18 Mei 2016.

“Sekarang ini ratusan peserta Paket A dinilai memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian akhir bersama 157.280 peserata dari 5.116 SD Negeri dan sederajat lainnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Widodo, di Palembang, Senin

Menurut dia, berdasarkan laporan pelaksanaan ujian hari pertama ini, peserta program Paket A bersama pelajar SD negeri dan swasta sederajat lainnya mampu mengikuti ujian yang digelar secara serentak, sesuai dengan jadwal ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk mendukung penyelenggaraan ujian tersebut, beberapa bulan sebelumnya pihaknya mendorong pihak sekolah dan penyelenggara kelompok belajar Paket A melakukan berbagai persiapan, termasuk latihan mengerjakan soal ujian secara intensif, katanya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan ujian untuk pelajar SD dan sederajat itu secara umum berlangsung dengan baik, karena tidak ada masalah yang dapat berpotensi mengganggu keamanan, kenyamanan, dan ketertiban ujian.

Begitu juga dengan soal ujian telah dipersiapkan dengan baik dan terdistribusi ke sekolah yang ada di perkotaan hingga desa terpencil.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan dan berupaya memantau pelaksanaan ujian secara maksimal hingga hari terakhir di sejumlah sekolah dan kawasan permukiman penduduk, dengan membentuk kelompok belajar Paket A tersebar di 17 kabupaten dan kota,” ujarnya.

Menurut dia, menjelang pelaksanaan ujian tersebut, pihaknya terus berupaya mendorong pihak sekolah dan penyelenggara kelompok belajar Paket A mempersiapkan anak didiknya sehingga bisa menjawab soal ujian secara maksimal.

Dengan persiapan yang baik diharapkan para pelajar SD dan MI serta peserta Paket A di provinsi ini dapat lulus 100 persen, dan meraih nilai bagus untuk digunakan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP sederajat, ujarnya.(anjas)