Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Tersangka Korupsi KUR melarikan Diri

0
KAYUAGUNG,  jurnalsumatra. com –Kajari Kayuagung Viva Hary rustaman menunjukkan lembar foto tersangka sutiyono yang di tetapkan DPOKepala Kejaksaan Negeri kayuagung, Viva Hari Rustaman, menerangkan bahwa tersangka Sutiyono bin Sutikno merupakan salah satu tersangka korupsi Dana KUR yang dikucurkan bank BRI cabang Kayuagung melalui  koperasi Unit Desa (KUD) Mekar sari, di  Desa Mekar Wangi Kecamatan Mesuji OKI, tahun 2009 sebesar Rp 11 Miliar,  kini masuk daftar pencarian orang (dpo).
Dalam kasus ini dua Tersangka lain  yakni Bamabang dan M Nuh mantan pegawai bank BRI Kayuagung, sudah kita tahan lebih dulu, atas perbuatan ketiga tersangka ini negara dirugikan Rp 7,8 M, ini berdasarkan hasil audit BPKP,” kata Viva ditemui di ruang Kerjanya kamis (19/5).
Menurut Viva, penetapan Tersangka Sutiyono sebagai DPO, karena yang bersangkutan tidak koperatif.” Sudah kita layangkan panggilan sebanyak tiga kali, tetapi yang bersangkutan mangkir, bahkan saat dilakukan upaya jemput paksa dirumahnya dan beberapa rumah kerabatnya di Desa mekar wangi, Kecamatan mesuji, Tersangka tidak ada ditempat, bahkan sampai saat ini tidak kunjung menyerahkan diri, kita bersama kepolisian sudah melakukan pencarian, tetapi belum ketemu,” ujarnya.Oleh sebab itu, tegas Viva, pihaknya menetapkan DPO terhadap tersangka Sutiyono, mulai hari rabu (18/5) kita keluarkan DPO untuk tersangka Sutiyono.” Gambar-gambar tersangka akan kita sebara ke seluruh tempat, kita juga menghimbau kepada tersangka agar segera menyerahkan diri ke pihak berwajib, begitu juga kepada masyarakat jika melihat tersangka Sutiyono agar segera melapor ke kejaksaan atau ke kepolisian,” ungkapnya.

Mengenai proses Hukum dua rekannya, M Nuh dan Bambang yang sudah ditahan, tetap akan dilanjutkan ke Persidangan.” Untuk kasus hukum kedua rekanya, tetap kita lanjutkan, ke Proses Penuntutan, ke Pengadilan tipikor Palembang,” ungkapnya.

Untuk diketahui sebelumnya, dugaan korupsi dana KUR BRI ini terungkap setelah pihak BRI Kayuagung selaku penyalur mengirimkan surat ke KUD Mekar Sari, dimana dalam surat tersebut dinyatakan bahwa KUD Mekar Sari belum juga melunasi pinjaman hingga batas akhir kredit, sehingga pihak bank mengenakan pinalty selama 2 tahun dan berkewajiban melunasi pinjaman dan membayar denda.

Padahal, berdasarkan keterangan dari Sebagian peminjam yang tak lain adalah anggota KUD Mekar Sari, bahwa mereka hanya meminjam uang senilai Rp1,5 milyar untuk 3 kelompok anggota KUD pada tahun 2009 dan telah melunasinya pada tahun 2012 lalu, namun ternyata masih ada hutang lain yang nilainya mencapai miliaran rupiah.(ata)