Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pemprov Jamin Sembako Tersedia Jelang Puasa dan Lebaran

0
mukti sulaiman

Pemprov Jamin Sembako Tersedia Jelang Puasa dan Lebaran

Palembang, jurnalsumatra.com – Dalam menyambut menjelang paska bulan puasa dan menjelang lebaran. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan ketersedian stock bahan makanan dan pasokan makanan tercukupi. Maka itu Pemprov Sumel membentuk Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID) dalam memastikan harga dan kekeurangan pasokan bahan makan yang ada di Sumsel. Rapat lengkap TPID membahas program pengendalian Inflasi daerah di Pimimpin langsung oleh Seketaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsl, H Mukti Sulaiman, di Ruang Rapat Bina Praja. Senin (23/5).

Mukti mengatakan, rapat ini membahas  kebutuhan menjelang bulan puasa dan menjelang lebaran. “Jadi pertama catatan dari kami bahwa untuk stcok beras, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam, daging sapi, cabe, bawang merah, bawang putih,  telor ayam dan ikan semua cukup tersedia,  bahkan untuk beras itu stockknyapun tersedia sampai  11 bulan kedepan, begitu juga Terigu dan minyak goring,” katanya.

Lalu untuk gula, cinta manis dan laju perdana indah itu bulan ini sudah menggiling, jadi diawal bulan Juni pasokan akan membanjiri pasar. “kami mengharapkan khususnya dari Tim meminta kepada masyarakat untuk membeli 11 kebutuhan bahan pokok secara wajar dan tidak berlebihan.  Kalau selama ini biasa seminggu minum atau makan gula 2 Kg tidak perlu membeli 20 Kg, Demikian juga Beras dan Minyak Goreng, untuk itu jadi diharapkan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan secara wajar,” Katanya.

Ia juga mengemukakan, untuk permasalahan cabe, pasokan dari cabe cukup tersedia, pasalnya nanti cabe pada awal puasa akan ada satu container akan datang, sebetulnya kalau dari potensi tanam cabe itu sudah cukup, jadi dkusah ragu untuk masalah cabe. “Dengan dukungan semua pihak untuk memperlancar mejadikan data yang akurat agar ketersedian bahan pokok bahan makanan ini nanti bisa tersedia dengan baik dan satu lagi bahwa kita akan melihat kepasar disamping operasi pasar,” ujar Mukti

Pada kesempatan ini juga Mukti menjelaskan, permasalahan kenaikan harga dari tahun ketahun pasar selalu terjadi. “Jadi untuk langkah-langkahnya konkritnya, untuk menekan tersedianya kalau cukup dia naiknya pelan kemudian distribusinya, memperlancar distribusi, kemudian selanjutnya pembeli jual mahal, jadi pandai konsumen mayarakat ini untuk bersikap wajar terhadap pembelian kebutuhan dibulan puasa dan menjelanmg hari lebaran ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumsel, Permana menambahkan untuk ketersediaan dari bahan pokok baik menjelang puasa dan sesudah lebaran, untuk cabe sudah cukup. “Saya dan jajaran TPID untuk memantau stock mana yang kekurangan bahkan dari pertanian akan ada penjualan untuk cabe dibeberapa pasar tardisioanal dan pasar tani, ini setidak-tidaknya stock cabe cukup jadi tidak perlu mendatangkan cabe dari Sukabumi, kemudian daging ayam juga relative tersedia serta daging sapi cukup tersedia,” ujarnya

Ia menjelaskan, agar bisa berjalan lancar dan tidak ada hambatan, makan pendistribusiannya harus lancar dan hal ini juga merupakan instruksi dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo untuk mengatasi masalah seperti keamanan dan jalan. “Maka untuk itu dari pihak kepolisian, Dishub Kominfo dan Dinas PU untuk memastikan kelancaran, kalau pendistribusiannya lancar tentu di Sumsel  pasokannya akan baik,” Pungkasnya.(relis humas pemprov sumsel)