Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


HMI Tolak USA Di Sumsel

0
hmi

HMI Tolak USA Di Sumsel

Palembang, jurnalsumatra.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang menggelar Aksi Penyuaraan aspirasi Penolakan terhadap rencana Investasi 17 Perusahaan besar Amerika di Bumi Sriwijaya, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

 Seperti berita yang beredar Pemprov Sumsel kedatangan Duta Besar Amerika untuk Indonesia, H.E. Roberto Blake bersama rombongan delegasi dari 17 Perusahaan besar di Amerika, dan Gubernur Sumsel, Ir. H. Alex Noerdin telah melakukan pemaparan tentang peluang investasi di Sumsel dihadapan Dubes Roberto Blake dan delegasi 17 perusahaan Amerika di Griya Agung, senin (23/5). Dan direncanakan Pemprov Sumsel akan merayakan HUT Kemerdekaan Amerika bersama Dubes Roberto Blake, selasa (24/5)

Merespon hal tersebut, kader HMI dibawah naungan HMI Cab Palembang, hari ini Selasa (24/5/) menggelar Aksi menyuarakan penolakan tersebut. Berdasarkan pantauan dilapangan, masa aksi HMI melakukan long march dari Sekretariat HMI di Jalan Radial menuju Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang yang menjadi lokasi penyuaraan aspirasi mereka. Dalam perjalanan menuju lokasi, masa Aksi HMI meneriakan yel-yel tentang Penolakan Kedatangan Dubes Amerika dan Rencana Investasi Amerika di Sumsel.

Terlihat dalam spanduk yang mereka gelar, massa Aksi menuliskan, “Tolak Dubes Amerika Merayakan HUT Amerika di Bumi Sriwijaya, Menolak keras investasi AS khususnya di Bidang Energi dan Sumber Daya Alam (SDA) di Sumsel

Dalam orasinya, Ramdoni Saputra, Ketua Umum HMI Cab Palembang mengungkapkan bahwa menolak segala bentuk investasi Amerika, karena mereka menduga akan ada misi jangka panjang yang terselubung Amerika melalui 17 perusahaan besar yang telah hadir di Bumi Sriwijaya

“Kami tidak ingin nantinya, kekayaan SDA Sumsel dikuasai oleh Asing, khususnya Amerika. Sumsel sudah surplus Energi, jadi Sumsel tidak butuh menjalin kerjasama dengan Amerika dengan dalih penyediaan energi untuk pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang,” ungkap Ramdoni.

Senada, Deri Pransa Putra, Sekretaris HMI Cab Palembang mengungkapkan bahwa HMI akan terus mengawal agenda penolakan ini, dan aspirasi ini akan kami sampaikan langsung ke Pemprov Sumsel.

Sementara itu, beberapa kader HMI dari luar Palembang yang saat ini mengikuti pentrainingan Latihan Kader (LK) II juga ikut serta dalam aksi penolakan ini. Salah satu kader HMI cab Lampung mengungkapkan bahwa Ikut menolak adanya investasi Asing khususnya Amerika di Indonesia, “Jelas dalam pasal 33 ayat 2, tentang Kekayaan Alam adalah untuk kemakmuran rakyat Indonesia, bukan malah dijadikan lahan bagi Negara lain dalam mengeruk keuntungan”, katanya.(mdn)