Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kadiskom: Penutupan Situs Porno Mengurangi Kekerasan Seksual

0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Stefanus Ratoe Udju menilai penutupan situs-situs porno di Indonesia dapat mengurangi  kekerasan seksual pada perempuan dan anak.
“Saat ini sudah ribuan situs porno yang telah dihapus oleh Kementerian Informasi dan Informatika, namun hingga saat ini masih ada saja yang muncul bebas di beberapa media sosial seperti ‘Facebook’ dan beberapa media sosial lainnya. Ini dampaknya akan sangat buruk jika tidak dihapus semuanya,” katanya kepada Antara di Kupang, Selasa.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan ditetapkannya Indonesia sebagai negara darurat kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, salah satunya akibat semakin bebasnya penyebaran  situs-situs porno melalui dunia maya.
Ia sendiri tidak mengetahui berapa persen jumlah situs porno yang masih bebas beredar di dunia maya, namun yang ia ketahui yang sudah dihapus atau diblokir oleh Kominfo sendiri berjumlah 750an ribu situs.

    Berbagai kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur dan pemerkosaan oleh anak dibawah umur terhadap korban yang juga dibawah umur merupakan dampak dari bukti kalau masih banyak situs porno yang belum diblokir.
“Kita di daerah sudah pasti mendukung apa yang dilakukan pemerintah untuk menghapus semua situs-situs porno yang beredar bebas di media-media sosial,” ujarnya.
Ia juga mengharapkan yang paling penting saat ini adalah membendung prilaku dari generasi muda untuk tidak mengakses sitrus-situs porno bayangan yang masih beredar dengan bebas.
Pengamat Komunikasi Prof Aloysius Liliweri mengatakan peran orang tua dan sekolah menjadi hal yang sangat penting untuk mengawasi dengan membina anak-anak mereka dengan baik.
“Situs-situs porno kalau yang diakses lewat internet mungkin sudah susah, tetapi kalau melalui hanphone android masih ada yang bisa dibuka, oleh karena itu, pengawasan orang tua terhadap anak yang dengan memberikan  smartphone harus lebih tegas,” ujarnya.
Sekolah juga dinilai mempunyai peran penting, dengan melarang penggunaan smarthphone jika ke sekolah.
Ia juga mendukung apa yang dilakukan oleh Kominfo dalam melakukan pencegahan dengan menutup sejumlah situs porno yang beredar bebes di Internet. Hingga kini kurang lebih 754.439 situs porno yang telah dihapus oleh Kominfo.(anjas)