Sumsel Bercita-cita Bangun Peternakan

0
amruzi

Sumsel Bercita-cita Bangun Peternakan

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berambisi untuk menjadikan bumi sriwijaya sebagai salah satu kawasan peternakan terbesar diindonesia, Sumsel berencana membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Peternakan pertama di Indonesia. Hal itu disampaikan kepala dinas Peternakan Sumsel,  Amruzi mengatakan diruang kerjanya selasa (24/5), saat merealisasikan hal tersebut pihaknya saat ini sedang melengkapi persyaratan.

Ada dua syarat yang harus dipenuhi yakni kajian yuridis berupa Peraturan Daerah (Perda). Perda dibahas di biro hukum. Kemudian, kajian akademik sudah on going 90 persen. ”Target kita sudah selesai. Mudah-mudahan,”

Saat ini BUMD ini nantinya konsursium dan melibatkan swasta. Pasalnya, pembangunan ini membutuhkan dana sangat besar. Contohnya saja pembangunan pagar keliling dan pengadaan lahan. Karenannya, sangat sulit jika hanya mengadalkan keuangan pemprov ditambah  pengetatan anggaran. ”Diperkirakan pemda hanya  30 persen dan swasta 70 persen,” ujarnya”

Lanjutnya Terkait berapa besar dana pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail berapa besar sebab masih perlu dipelajari. Yang pasti, luas lahan yang dibutuhkan sekitar  500 hectar. ”Sangat luas sebab nantinya kawasan tersebut akan terintegrasi. Sejauh ini sudah ada banyak pemodal tertarik untuk bergabung,” kata dia”

Masih kata dia, pihaknya masih mencari lokasi BUMD Peternakan. Meski ada begitu banyak opsi. Diantaranya, Banyuasin, Lahat, Muara Enim dan beberapa daerah lain. Bahkan, Amruzi pun berencana membentuk cluster disetiap daerah. ”Nantinya, di setiap kabupaten kota ada cluster-nya namun tetap berada dibawah BUMD (terpusat),”

Selanjutnya kata Amruzi, pengembangan  ternak di Sumsel merata. Targetnya dapat memenuhi kebutuhan ternak di Indonesia bahkan ekspor. Disamping itu pula, dengan surplus daging ini mampu menekan harga daging. Disana pun akan menjadi media edukasi. Tidak hanya sapi tapi juga kambing,  kerbu, unggas dan hewan ternaik lainnya,” sebut dia.

Amruzi  menambahkan, pihaknya optimis BUMD bisa terealisasi. Apalagi, untuk fasilitas pendukung seperti Rumah Potong Hewan (RPH) modern akan dibangun. Kemudian, rumah sakit hewan Km 6 sudah berdiri. ”Fasilitas sudah ada, tinggal pelaksanaan”jelasnya”(mdn)

Share.