Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


TMMD Akan Selesai Tepat Waktu

0

Lubuk Sikaping, jurnalsumatra.com- Komandan Komando Resot Militer (Danrem) 032/Wirabraja, Sumatera Barat, Brigjen TNI Agus Bakti Fadjari memastikan pelaksanaan program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-96 di Kecamatan Mapattunggul, Pasaman, akan selesai tepat waktu.
“Bobot kerja dalam kegiatan TMMD di Pasaman sudah mencapai lebih dari 90 persen. Kami optimistis sesuai jadwalnya pada 1 Juni mendatang akan selesai semuanya,” katanya saat meninjau kegiatan TMMD di Mapattunggul, kemarin.
Ia menambahkan seluruh kegiatan yang dianggarkan dari APBD setempat sebesar Rp1,5 miliar tersebut, hanya tinggal pengerjaan di beberapa titik saja.
“Sesuai jadwalnya kegiatan TMMD ke-96 ini akan ditutup pada awal bulan. Kami yakin seluruh kegiatan yang telah direncanakan akan terselesaikan dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan TMMD ini dapat membantu masyarakat dalam mewujudkan aspirasinya dan memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ada di daearah sulit terjangkau dengan cara melibatkan seluruh instansi dan komponen masyarakat.
“TMMD ini bisa membangkitkan semangat kekompakan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat karena sudah berbaur bersama masyarakat sekitar,” tambahnya.
Menurutnya, seluruh kegiatan dari program TMMD ini yakni kegiatan fisik dan non fisik seperti penyuluhan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala.
Sementara itu Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama menjelaskan kegiatan TMMD ke-96 itu hanya dilakukan di dua daerah di Sumbar yakni di Kabupaten Pasaman dan Tanah Datar.
“Makanya pak Danrem mengapresiasi daerah kita ini sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan TMMD 2016,” ujarnya.
Ia juga berharap kepada masyarakat sekitar untuk saling membantu dan dalam penyelesaian kegiatan ini. Ia juga berharap agar masyarakat bisa memanfaatkan hasilnya dan menjaganya dengan baik.
Sementara itu Komandan Kodim (Dandim) 0305/Pasaman, Letkol Arm Cosmas Pramunditho mengatakan prioritas utama kegiatan fisik dalam kegiatan ini adalah pembangunan infrastruktur jalan dengan pengerasan sepanjang lima kilometer yang di ada di tiga kejorongan di Mapattunggul yakni Jorong Sibintayan, Kubu Baru dan Soma.
“Selain itu juga ada pembangunan satu unit jembatan, rehab jembatan dua unit, pembuatan jembatan lipat dan pembuatan fasilitas jamban sebanyak 10 unit bagi masyarakat yang ada di Mapattunggul,” tambahnya.
Untuk kegiatan non fisik, lanjutnya, memberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, empat pilar kebangsaan, sosialisasi kamtibmas, penyuluhan hukum dan penyuluhan narkoba.(anjas)