Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Harnojoyo Curigai Laporan Nilai PBB di Palembang

0

Palembang, jurnalsumatra.com- Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Palembang, berencana akan melakukan peninjauan kembali terhadap seluruh bangunan untuk membedakan nilai bangunan, terkait dengan relaisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang, karena mendapat perintah langsung dari Walikota Palembang Harnojoyo.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispenda Palembang M Hoyin Rizmu, kepada jurnalsumatra.com mengatakan, Kami tidak membantah bila ada banyak menemukan bangunan yang berubah bentuk, tetapi tetap membayar PBB dengan tagihan sebelum terjadi perubahan apapun.

Dikatakannya, nanti melalui Satgas PAD disetiap kecamatan, kita akan meninjau setiap bangunan untuk menyesuaikan besaran PBB nya. Karena memang, potensi peningkatan PBB jika terjadi peningkatan tagihan bisa mencapai Rp 25-100 Miliar.

“Kami akan mulai menerapkan sistem perbedaan nilai bumi sesuai kawasan. Karena, dari laporan, banyak nilai pajak yang sama, pada daerah yang seharusnya memiliki nilai pajak cukup tinggi” ungkapnya.

‪Menurutnya, kedepan, lahan di pinggir Jl Jenderal Sudirman dengan di kawasan Gandus akan berbeda, sehingga bangunan yang berada di jalan protocol akan lebih besar nilainya. Itu sebagai potensi peningkatan PBB juga yang ‪saat ini, memang realisasi PAD dari sektor selain pajak juga masih minim. Dari sektor retribusi baru mencapai 17,90% atau sebesar Rp 13,751 Miliar dari target Rp 106,312 Miliar.

“Hal ini, seperti yang diungkapkan Walikota, pada rapat koordinasi (rakor) PAD 2016, terlihat minim, dengan adanya tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Palembang, seperti PD Pasar Palembang Jaya, PDAM Tirta Musi, dan PT SP2J belum melaporkan kontribusinya, sehingga tercatat realisasinya nol persen,” tandasnya.

Hingga April 2016, capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang masih minim. Dari rasio yang harus dicapai sebesar 33,33%, dari target Rp 777,398,- Miliar baru tercapai 25,37% dengan nominal Rp 197,205,- Miliar.

‪”Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berperan dan memiliki potensi untuk meningkatkan PAD, harus bekerja ekstra keras. Salah satunya Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang memegang peranan menghasilkan PAD terbesar dari sektor pajak, diminta untuk semakin serius menggali potensi” Tegas Walikota Palembang Harnojoyo. (eddie)