Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


Pemkab Ogan Komering Ulu raih predikat WTP

0

Baturaja, jurnalsumatra.com – Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sumatera Selatan memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu berdasarkan laporan terhadap keuangan Pemkab itu tahun anggaran 2015.

“Alhamdulillah, penilaian keuangan 2015, Ogan Komering Ulu (OKU) meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKU, AM Hanafi di Palembang, Rabu.

Menurut Hanafi, predikat WTP yang diterima OKU dari BPK RI perwakilan Sumatera Selatan itu selaras dengan selesainya persoalan aset daerah selama ini menjadi penghalang meraih WTP, sehingga hanya sebatas mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Predikat WTP diterima Bupati Kuryana Azis di kantor BPK RI perwakilan Sumatera Selatan, Rabu sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkap Hanafi.

Predikat WTP yang diraih OKU tak lepas dari komitmen Bupati OKU dan kerja keras semua pihak dalam laporan aset hingga hasilnya membanggakan bagi masyarakat kabupaten tersebut.

“Kita berharap, predikat WTP yang diraih dengan kerja keras ini akan dipertahankan dan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi dalam laporan keuangan,” katanya.

Bupati OKU, Kuryana Azis sebelumnya menyatakan malu dengan kabupaten/kota lainnya di Sumsel yang sudah mampu meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Rasa malu yang dialami bupati itu semakin bertambah tatkala BPK perwakilan Sumsel mengumumkan empat kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang belum meraih WTP, yakni Penukal Abab Lematang Ilir, Muratara, Empat Lawang dan OKU dalam rapat bersama BPK di Palembang, beberapa waktu lalu.

Karena itu, bupati memerintahkan BPKAD OKU bersama SKPD lainnya untuk segera menyelesaikan soal aset agar OKU tahun 2017 meraih WTP.

Tak hanya itu, Kuryana menegaskan jika ternyata pada tahun 2017 OKU masih juga belum mendapatkan predikat WTP, maka dirinya mengancam akan mengganti semua Kepala SKPD yang ada saat ini.

Banyak keuntungannya bagi kabupaten yang mendapatkan WTP, yakni mendapat penghargaan berupa dana sebesar Rp25 miliar, katanya.(anjas)