Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kejari Pagaralam Bidik Tersangka Baru PNS Bodong

0

PAGARALAM, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam telah menahan dua tersangka PNS bodong yakni Kepala Bidang Formasi MH dan Kasubag Bendahara RD. Bahkan, keduanya telah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang. Untuk itu, Kejari Kota Pagaralam akan memeriksa 40 saksi untuk kedua tersangka ini.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam Ranu Indra menuturkan, tindakan kedua tersangka negara sudah dirugikan mencapai Rp439 juta. Kemudian, kedua tersangka ini diduga kuat mengetahui pemalsuan data atau dokumen sehingga ada 10 PNS bodong di Kota Pagaralam.

“Kedua tersangka ikut memproses pengangkatan 10 orang CPNSD lalu. Jadi, saat ini mereka telah menjalani persidangan,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Nolly Wijaya, 10 PNS bodong tersebut memiliki 10 yang sudah mati dan dihidupkan kembali. Dimana, antara pelaku utama Samsidin (sudah menjalani masa hukuman) dengan kedua tersangka saat ini ada keterkaitan erat. Modusnya surat tidak dicek kebenarannya, kemudian surat tembusan ke BKN, MenPan, Taspen, KPKN tidak ada semua alisa kosong semua.

“Surat menyurat tidak ditembuskan. Jelas saja, semua berkas 10 PNS yang diangkat tidak ada sama sekali,” tegasnya.

Untuk kedua tersangka RD dan MH, kata Nolly, tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang dengan tahapan keterangan saksi. Dimana, ada 40 saksi yang bakal dihadirkan termasuk ke 10 CPNS yang bodong. Begitu juga saksi-saksi lainnya dilingkungan Pemkot Pagaralam.

“Saat ini baru lima saksi yang sudah hadir dalam persidangan. Jadi, saksi lain bakal dihadirkan lagi. Untuk itulah, kasus ini harus segera tuntas,” papar dia.

Untuk tersangka lain, kata Nolly, bukan tidak mungkin akan bertambah. Dimana, pihaknya terus mendalami kasus ini dari semua saksi yang ada. Apalagi, modus masalah ini sudah diketahui secara jelas. (Van)