Musda Demokrat Sumsel Tertunda Karena Alasan Politis

0

Palembang, Jurnalsumatra.com- Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sumsel tetap mengunakan sistem pemilihan walaupun sempat tertunda beberapa bulan karena alasan politik.

Namun sistemnya tetap demokrasi dengan pengurus kabupaten/kota sebagai pemilik suara. Itu artinya, menepis isu partai berlambang mercy ini mengunakan sistem penunjukan dari pusat secara langsung.

“Kenapa tertunda, karena Pak SBY ketua umum kita memprioritaskan wilayah yang menggelar Pilkada serentak, sementara kita (Sumsel) tahun 2017 ini hanya kabupaten Muba,” ungkapnya.

“Kita partai Demokrat, jadi memang demokrasi bukan main tunjuk saja,” kata Wakil Ketua DPD Demokrat Sumsel, Chairul S Matdiah kepada wartawan di Gedung DPRD Sumsel, Kamis (9/6).

Wakil ketua DPRD Sumsel ini memastikan, Musda Demokrat bakal degelar setelah Idul Fitri dan tidak akan tertunda lagi mengingat memang masa jabatan ketua Demokrat, Ishak Mekki yang sudah berakhir sejak beberapa bulan lalu.

Mengenai kandidat yang bakal maju memimpin Demokrat Sumsel kedepan Chairul menegaskan belum ada calon yang siap maju menggantikan sosok wakil Gubernur Ishak Mekki. “Sementara ini baru pak Ishak yang siap melanjutkan kepemimpinan Demokrat masuk 2 periode, belum ada nama lain,” katanya.

Chairul mengatakan tidak berlebihan jika Ishak Mekki kembali mencakonkan diri sebagai ketua Demokrat Sumsel, mengingat di bawah kepemimpinan mangan Bupati OKI itu, Demokrat Sumsel cukup baik dengan perolehan 11 kursi di DPRD Sumsel.

“Beliau (Ishak Mekki) Birokrat dan juga politisi. Berkarir dari bawah, mulai dari Kasi PU, Kepala Dinaa PU sampai menjadi Bupati dam Wakil Gubernur,” pungkasnya. (eka)