Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


Pemekaran Dua Kecamatan Belum Juga Terealisasi

0

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Wacana pemekaran dua kecamatan di Palembang yang telah bergulir sejak dua tahun lalu, hingga saat ini belum juga terealisasi. Padahal, pemekaran kecamatan dirasa sudah sangat mendesak mengingat semakin padatnya jumlah penduduk di dua kecamatan Ilir Timur II dan Seberang Ulu I.

Kendala keterbatasan lahan yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjadi salah satu alasan belum terealisasinya pemekaran kecamatan. Kepala bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkot Palembang.

Herly Kurniawan menyatakan, saat ini proses pemekaran masih dalam tahap pelengkapan berkas.

Dalam waktu dekat, pihak Pemkot Palembang akan melakukan paparan oleh Walikota Palembang ke pimpinan DPRD Palembang. Hasil paparan tersebut, jika memang diterima oleh pihak dewan, baru akan dikeluarkan rekomendasinya untuk diserahkan pada Gubernur Sumsel.

“Yang kita akan paparkan itu riwayat keinginan masyarakat untuk dimekarkan. Karena banyak warga yang mulai mendesak pemekaran ini, agar pelayanan pemerintah pada warga menjadi lebih mudah,”kata Herly, Kamis (9/6).

Terkait kendala lahan milik Pemkot Palembang yang masih minim, Herly mengaku pihaknya terus memutar otak. Untuk di kawasan Seberang Ulu I pihaknya telah mengajukan surat pada Pemprov Sumsel perihal perintaan untuk penghibaan lahan. Surat tersebut sudah naik ke Gubernur dan Pemkot Palembang masih menunggu hasil kajian oleh pihak provinsi.

Sedangkan, untuk di Ilir Timur II cukup sulit untuk mendapatkan lahan kosong. Hampir semua lahan milik warga dan tidak mudah untuk melakukan pembebasan lahan, terlebih jika lahan ditinggali dan cukup padat pemukiman penduduk.

“Tahun ini target kita selesai, tetapi tetap harus menunggu giliran, karena bukan hanya kita yang mengurus. Nantinya, pemekaran kecamatan ini akan ditandai dengan Perda (Peraturan Daerah) Kota Palembang, kemudian membutuhkan SK Mendagri untuk nomor kode wilayahnya,”tukasnya. (eka)