Pemkab Aceh Barat Salurkan ZIS Rp12,3 Miliar

0

     Meulaboh, Aceh, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh menyalurkan hasil zakat, infaq dan sadaqah (ZIS) kepada 14.093 orang yang berhak menerima atau “mustahik” dengan total dana  Rp12,3 miliar guna membantu masyarakat selama puasa Ramadhan 1437 Hijriah.
Bupati Aceh Barat H.T.Alaidinsyah di Meulaboh, Kamis mengatakan untuk tahap pertama dana ZIS disalurkan untuk Kecamatan Johan Pahlawan dengan jumlah penerima 2.288 orang dan anggaran Rp1,376 miliar.
“Penerima ZIS di daerah kita tidak sama indikatornya dengan masyarakat miskin ataupun fakir secara negara. Ukuran kemisikinan yang kita ambil hari ini bukan mereka ini tidak mampu mencari nafkah, tapi ada yang uzur atau tua,” ucapnya.
Dana ZIS merupakan kumpulan zakat, infaq dan sedekah PNS, swasta, pengusaha dan masyarakat yang dikelola oleh muspida plus Aceh Barat yakni Baitul Mal, bantuan tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat yang namanya diusul pemerintah desa.
Dalam arahannya Alaidinsyah menjelaskan, bahwa pihak aparat desa tidak dibenarkan melakukan intervensi masyarakat yang berhak mendapat bantuan ZIS dari Baitul Mal, karena itu adalah uang yang dihasilkan dari kegiatan agama.
Pihak desa juga tidak dibenarkan mencatut jumlah yang telah diterima masyarakat itu dengan dalih apapun, sebab pernah ada kejadian terjadi pemungutan dana bantuan demikian di tingkat desa karena alasan untuk pemerataan kepada orang lain yang tidak mendapatkan.

     “Bukan berarti uang yang sudah diterima ini tidak boleh disisihkan, silakan saja diberikan kepada cucu umpamanya, tapi kalau untuk pihak desa karena ada perjanjian atau segala macam alasan itu tidak boleh, laporkan bila ada,”tegasnya.
Senada juga diutarakan Kepala Badan Baitul Mal Aceh Barat Tgk Syafriyal Ardy, bahwa pihaknya pernah menemukan adanya kecurangan pihak desa dalam menyerahkan data penerima manfaat.
“Tahun sebelumnya itu ada temuan, salah satu desa mengusulkan nama-nama orang yang tidak berhak. Kita harapkan hal demikian tidak terulang lagi, biar masyarakat benar-benar merasakan hak yang memang seharusnya mereka terima,”jelaskan.
Dalam daftar rekapitulasi penerima bantuan ZIS penerimaan tahun 2015 dan penyalurannya tahun 2016 per kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat dirincikan penerima manfaat (mustahek) terdiri dari 12 kriteria.
Seperti Fakir mendapatkan Rp600.000/orang dengan penerima 4.581 jiwa, Miskin  Rp500.000/orang dengan jumlah total penerima 6.900 jiwa, kemudian guru dayah Rp900.000/orang dengan jumlah penerima 250 jiwa, BMG mendapat Rp400.000/orang dengan jumlah penerima 323 jiwa.
Guru TPA mendapat Rp350.000/orang dengan jumlah penerima 641 jiwa, Imam Rawatib Rp300.000/orang dengan jumlah penerima 286 jiwa, Teuku Meunasah Rp250.000/orang dengan jumlah penerima 322 jiwa, Bilal Meunasah Rp250.000/orang dengan jumlah penerima 323 jiwa.
Kemudian Mualaf mendapatkan bantuan Rp700.000/orang dengan jumlah penerima keseluruhan 65 jiwa, Khadam Meunasah mendapat Rp300.000/orang dengan jumlah penerima 322 jiwa, terakhir Fakir Uzur mendapat masing-masing Rp2.400.000/orang dengan jumlah penerima 80 jiwa.(anjas)