Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Aldina Serly Azizah Ingin Menjadi Insan yang Lebih Utuh dari Sebelumnya

0

Palembang, jurnalsumatra.com – Pernah mengikuti beberapa ajang pemilihan model dan juga berkerja menjadi brand presenter rokok dan kadang menjadi model hunting untuk temannya serta ikut lomba model catwalk, itulah seabreak kegiatan yang diikutinya seusai menamatkan sekolahnya.

Aldina Serly Azizah dara yang mempunyai perawakan bonsor dengan tinggi badan 178 cm dan berat 61 kg ini, dibincangi jurnalsumatra.com mengatakan “Kalau dari diri dinanya sich pengen mengenakan hijab, tapi karena tuntutan kerja jadi yaa ginilah” ungkapnya saat ditanya jurnalsumatra.com tentang kewajiban wanita muslim yang seharusnya mengenakan hijab untuk yang sudah memasuki akil baliq.

Dikatakannya, memang seharusnya seorang wanita muslim seharusnya mengenakan hijab kalau sudah memasuki usia remaja, karna seorang wanita di wajibkan untuk bisa menjaga auratnya dan wanita juga akan terlihat lebih cantik jika auratnya di tutupi dari pandangan orang lain apa lagi dari pandangan mata seorang pria.

Dara yang lahir di Palembang, 02 September 1997, anak pertama dari 4 saudara ini, dari kedua orang tua Ayah Lintang (Sumatera Selatan) dan Mama campuran Padang-Palembang, mempunyai banyak aktifitas yang sampai mendapat tegoran dari Ayahnya karena bekerja sampai larut malam.

Biarpun begitu dukungan dukungan dari orang tuanya tetap didapatkannya, karena bisa mempertanggung jawabkan apa yang dilakukannya “Iyaa Alhamdulillah, semua orang tua pasti mendukung kegiatan anaknya yang positif, nach sekarang gimana cara anaknya ngebuat orang tua itu percaya sama kegiatan kita sebagai anak” ujarnya.

Dikatakannya, kerja menjadi brand presente itu tidak mudah loch…, apa lagi di rokok, banyak cibiran tetangga yang negative, pada bulan pertama menjadi brand presenter banyak cacian yang aku terima, bahkan orang tuapun ikut mengolok. “Kamu kerja apa sich pulang sampai larut malam begini” kata-kata itu pernah keluar dari mulut ayahku” bebernya.

“Tapi semua diambil aja yang positifnya.. senyumi kata” mereka.. dan buktiin ke mereka kalau kita memang kerja.. kita jaga diri kita sebaik mungkin.. dan kita juga harus kekeh dengan keinginan pertama kita dan aku pernah denger mama ngomong.. “kalo ada niat pasti ada jalan” .. itu yg aku pegang.” Ujarnya dengan keinginannya untuk mengenakan hijab.

Diakuinya, kalau waktu kerja dirinya memang enggak pakek hijab, tapi selepas aku kerja aku tetap pakek hijab, yaa entah apa yang mereka pikirkan, yang penting aku masih ada niat untuk menutup auratku dari pandangan orang lain. Karena tuntutan dari kerja yang enggak di bolehi pakek hijab, tapi selepas dari kerja tetap di pake hijabnya.

Walaupun sebenarnya banyak pilihan yang lain bisa mengenakan hijab ditempat kerja yang lain, namun “Iya sih.. tapi ini salah satu cara aku untuk bisa lebih cepat menghasilkan uang dan uang itu aku pakek buat bantuin orang tua ngebayar biaya sekolah adik-adik dan mungkin buat pendaftaran kuliah Dina nanti karena Dina baru tamat SMK dan sekolah dahulu Dina sudah pakek hijab.

Menurutnya, dirinya pernah menganggur selama satu tahun, tamat tahun 2015, di SMKN 2 Palembang, dalam kekosongan waktu itu aku ikut kegiatan model Indonesia top model 2016 dan pernah mendapatkan The Best Catwalk Lomba modelling ajang wedding expo palembang 2016, Juara Favorite dan Juara 1 dan pernah ikut lomba Pramuka ngelukis di atas piring dan alhamdulilah itu juga mendapat juara pertama. “Hanya satu yang menjadi harapan ku, ingin menjadi insan yang lebih utuh dari sebelumnya” pungkasnya. (edchan)