Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dinda “Pakai Hijab Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi”

0

Palembang, jurnalsumatra.com – Untuk memantapkan pilihannya mengenakan hijab, Dinda Meuthia Annisa yang awalnya berhijab, untuk menutupi luka di lehernya karena gigitan serangga yang terlihat seperti luka bakar, ia melakukan sholat istiqoroh agar lebih mantap dalam membuat keputusan dan akhirnya sampai sekarang mengenakan hijab.

Dalam perbincangan dengan jurnalsumatra.com, dara manis kelahiran Palembang, 27 November 1996 ini, merupakan anak kedua dari 3 bersaudara dari ibu campuran Jawa-Palembang dan Ayah berasal dari Tanjung Enim (Sumatera Selatan) mengatakan “Awal saya mengenakan hijab karena, mendapat gigitan serangga yang seperti luka bakar, jadi kalau setiap keluar rumah aku selalu mengenakan hijab sampai lukanya sembuh dan hilang” bebernya.

Dikatakannya, walaupun luka itu telah hilang, dirinya mangkin nyaman untuk mengenakan hijab “Aku mengenakan hijab pada tahun 2013 dan sempat menjadi pertimbanganku apakah, untuk tetap mengenakan hijab, karena saat itu, aku masih sekolah kelas 2 SMA yang masih pengen bebas, maksudnya bebas menggunakan busana mini dres, celana pendek, cat rambut, jadi aku sempat minta nasehat sama guru agama, ibu, mbak ku dan ada juga yang sarani aku buat sholat istiqoroh biar tidak bimbang lagi dan diiringi juga dengan sholat wajib 5 waktu” jelasnya.

Setelah melakukan sholat istiqoroh, dirinya merasa kayak mendapat pencerahan, enggak bimbang lagi mau mengenakan hijab, karena merasa lebih nyaman saja setelah sholat, nyaman dengan hijab yang dikenakan dari pada mengenakan pakaian yang terbuka.

Diakuinya, semangkin belajar, semangkin tau, semangkin nyaman dengan pilihan yang di ambil untuk mengenakan hijab. “Alhamdulillah hati ku sudah nentuin kemana dan apa yang harus aku jalani untuk menjadi yang lebih baik lagi, insyaallah, karena kan sudah kewajiban wanita muslimah buat mengenakan hijab, kalau bukan sekarang kapan lagi. Iyaa khan? “ ucapnya sambil meleparkan senyuman manisnya.

Lebih lanjut dikatakannya, “bukan cuma kepala yang dijaga tapi hati, pikiran, dan tindakan juga harus Dinda jaga sekarang. Hijab Dinda pun belum sempurna jadi masih dalam proses belajar dan belajar.” Jelas Dinda yang pernah 2 kali ikut audisi hijabhunt 2015 di Jakarta dan Palembang 2016.

Bermacam tanggapan dari beberapa teman-temannya ada yang baik maupun yang buruknya, walaupun dari tetangga sendiri tidak ada yang berkomentar apa-apa setelah dirinya mengenakan hijab seperti kalau yang baiknya

“Alhamdulillah kalau sudah netapi hati buat tutup aurat, jadi tambah cantik dan tambah tau mana baik dan mana enggak dengan mengenakan hijab”, sedangkan kalau yang buruknya “Kerasukan setan apaan lu Din pakek hijab?, hijab musimanan yaa? Kelakuan belum bener sok-sokan pakek hijab”  yaa seperti itu,” ungkapnya.

“Ya walaupun sering emosi saat tanggapan itu dilontarkan, tapi Dinda ambil positipnya saja, mungkin semua merupakan ujian dan cobaan, kuat atau enggak iman dinda. Tapi alhamdulillah sekarang temen-temen sudah eggak lagi mengolok-ngolok dan (ngejek-ngejek) Dinda karena hijab yang Dinda kenakan.” Jelas Dinda yang bekerja di Cafe Serendipity Palembang Icon Mall ini.

Untuk urusan pacarpun dirinya tak terlalu berharap banyak seperti diingininya “Yang pastinya itu seiman, bertanggung jawab dalam segala hal, pekerja keras, jadi harapannya bisa membimbing keluarga menurut ajaran islam (insyaallah), tegas dan royal, sementara kalau buat cakep/tampan itu relative” ungkapnya sambil melempar senyuman manisnya kembali. “Yaa jalani aja, selanjutnya biarin Allah yang ngatur mana baiknya” pungkasnya. (edchan)