Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Figur Wakil Wali Kota Harus Wakili Umat

0

     Ambon, jurnalsumatra.com – Bakal calon Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, figur Balon Wakil Wali Kota yang akan dipilihnya untuk berpasangan dalam Pilkada serentak pada 15 Februari 2017 adalah orang yang diyakini bisa mewakili umat.
“Wakil wali kota itu merupakan representasi dari umat. Jadi saya ingin tahu apa aspirasi umat,” kata Richard di Ambon, Selasa.
Pengertian umat adalah dalam artian tehologis  bukan berarti mengarah pada masalah golongan atau agama semata, tetapi sama dengan pengertian sosiologis yang berarti masyarakat di Kota Ambon yang lebih cenderung mendukung figur mana untuk maju sebagai Balon Wakil Wali Kota.
Richrad yang akan maju untuk periode kedua sebagai Balon Wali Kota (petahana) ini juga menyampaikan terimakasih kepada rakyat kota Ambon.
“Jadi kalau untuk masalah figur pendamping,  saya akan berkonsultasi dalam waktu dekat denga DPP Partai Golkar dan rencananya pemilihan Balon Wawali ini bakal dilakukan dalam bulan puasa ini biar nuansa Ramadhan juga turut mempengaruhi dan membawa berkah tersendiri,” tandasnya.
Richard juga menyatakan sangat berterima kasih kalau PDI Perjuangan hendak memberikan dukungan politik kepada dirinya asalkan berpasangan dengan figur Parpol berlambang banteng kekar moncing putih tersebut sebagai Balon wawali di Pilkada 15 Februari 2017.

     “Saya betul-betul sangat bersuka cita serta dengan senang hati, kalau ada kader PDI Perjuangan mau maju lalu bergabung. Kalau dengan Partai Gerindra, ini soal deal politik karena ada banyak kader Balon wakil wali kota yang mau berpasangan dan saya tidak bingung memilih karena sudah ada parameternya seperti hasil survei yang tinggi,” katanya.
Mantan anggota DPRD Maluku ini juga mengakui hubungannya dengan Wawali M.A.S Latuconsina tetap baik dan buktinya setiap hari mereka masuk kantor bersama-sama serta menjalanka roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial di kota Ambon.
Sebelumnya Ketua DPD PDI Perjuanga Maluku, Edwin Adrian Huwae menyatakan, mengapresiasi setiap kepala daerah yang berhasil memajukan program pembangunan sehingga mengentaskan ketertinggalan daerah dan masyarakatnya.
“Setiap kepala daerah yang berhasil dalam pembangunan sehingga melepaskan diri dari kondisi ketertinggalan patut kita apresiasi, dan prestasi ini juga bisa menjadi salah satu pertimbangan partai dalam memberikan rekomendasi dalam perhelatan pilkada serentak,” katanya.
Khusus untuk Pilkada serentak Kota Ambon, Edwin mengakui PDI Perjuangan belum bisa berkoalisi dengan Partai Golkar dalam mengusung bakal calon wali kota mauapun wakil wali kota.
“Kalau Richard Louhenapessy selaku petahana menggandeng kader PDI Perjuangan tidak masalah karena kemungkinan koalisi bisa berjalan, tetapi kalau gandeng kader lain ya sabar dahulu,” tandas Edwin.(anjas)