Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Media Berperan Hambat Pergerakan Teroris

0

Kupang, jurnalsumatra.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengatakan, media massa memiliki peran yang sangat strategis dalam menghambat pergerakan teroris.
Selain itu, juga memiliki peran dalam menghambat berkembangnya faham radikal di Indonesia, khususnya di provinsi berbasis kepulauan itu, kata Gubernur Lebu Raya di Kupang, Kamis.
Dia mengemukakan hal itu, ketika membuka diseminasi pedoman peliputan terorisme dan peningkatan profesionalisme media massa pers dalam meliput isu-isu terorisme.
Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Badan nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
“Media massa memiliki peran strategis dalam menghambat pergerakan terorisme dan berkembangnya faham radikal,” kata Lebu Raya.
Menurut dia, peran media massa ini dapat dilakukan dengan menyajikan berita yang seimbang, akurat dan tidak deskriminasi terhadap salah satu agama atau etnis tertentu.
“Untuk mengatasi terorisme dibutuhkan peran pers dalam menyajikan informasi yang seimbang,” katanya.      Dia mengatakan, untuk menulis berita tentang terorisme misalnya, perlu berhati-hati dalam penyebutan agama pelaku dan etnis pelaku.
Selain itu media massa harus memegang kode etik jurnalistik (KEJ) untuk pencegahan dan penanganan terorisme, kata Gubernur Lebu Raya dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Setda NTT, Yohana Lisapally.
Dia berharap, melalui forum ini, ada kesamaan pemahaman diantara insan media dalam penulisan, terutama yang berkaitan dengan terorisme.(anjas)