Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


Bupati Minta Hargai Umat Jalankan Ibadah Puasa

0

Minahasa, jurnalsumatra.com- Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow meminta masyarakat menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Memang harus diakui di Kabupaten Minahasa mayoritas umat Nasrani sehingga saya harap kita harus saling menghargai dan menghormati agar kedamaian selalu menjadi bagian warga Minahasa,” kata Jantje di Tondano, Jumat.
Bagi umat yang tidak berpuasa, katanya, diharapkan untuk tidak mengganggu saudara yang menjalankan ibadah puasa ini.
Bupati mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini dan mengajak umat muslim untuk selalu bersyukur atas rahmat dan anugerah Tuhan dan mengharapkan semua pihak untuk terus mempererat tali silahturahim.
Dia mengharapkan hal ini akan membawa berkah dari Sang Pencipta, karena orang yang bertaqwa adalah yang mampu menguasai diri dari perbuatan tak terpuji, membawa rahmat dan mempererat hubungan, meningkatkan kualitas diri dan mampu menahan lapar, iklas, taat dan disiplin serta menebarkan kasih.
Dia juga menyampaikan berbagai program yang strategis dalam mewujudkan Minahasa yang Sejahtera dan Bermartabat, diantaranya program membangun toilet-toilet di tempat strategis serta upaya pemberantasan enceng gondok di Danau Tondano dengan alat berat yang akan diadakan meskipun harganya cukup mahal.
Pada Safari Ramadhan bupati dan sekda setempat memberikan bantuan kepada para umat muslim yang layak diberikan bantuan.
Jantje Wowiling Sajow melakukan Safari Ramadhan dengan menggelar buka puasa bersama umat muslim di At Taqwa Paslaten Kecamatan Remboken.
Acara itu dihadiri Sekdakab Jeffry Korengkeng, Camat Remboken Arthur Palilingan, Imam Masjid At Taqwa Ramlan Djani, Ketua BTM At Taqwa Husein Yusuf, Ustat H Abdurrahman Simbuka, Kadis Tenaga Kerja Vicky Kaloh serta Kadis Pasar Moudy Lontaan.
Kaban BNK AKBP David Lembang, Direktur RSUD Samrat Hj Mariani Suronoto, Kabag Kesra Arodi Tangkere, Kabag Pemerintahan Novarita Supit, Kabag Kemasyarakatan Widi Rindjani, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo dan tokoh masyarakat serta umat muslim setempat.(anjas)