Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PANWAS Harus Kerja Optimal Wujudkan PILKADA JURDIL

0

Ambon, jurnalsumatra.com – Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengingatkan Panitia Pengawas (Panwas) untuk bekerja optimal dengan menjaga eksistensi dan independensi guna mewujudkan pilkada serentak putaran kedua yang jujur adil (jurdil) serta berkualitas di provinsi tersebut.
“Jaga netralitas dan independensi sehingga pelaksanaan Pilkada kelompok kedua di lima kabupaten kota di Maluku dapat berjalan jurdil, lancar dan aman,” kata Wagub Zeth saat melantik Panwas Kota Ambon serta empat kabupaten lain di Ambon, Jumat.
Wagub Zeth dipercaya melantik Panwas Pilkada lima daerah di Maluku yakni Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB), Pulau Buru dan Maluku Tenggara Barat (MTB) menggantikan Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), Muhammad yang berhalangan hadir.
Dia mengapresiasi kerja keras Bawaslu merampungkan tahapan seleksi, uji kepatutan dan kelayakan para calon panwas lima daerah di Maluku secara transparan dan terbuka kendati waktunya relatif singkat.
Kendati rentang kendali serta geografis wilayah Maluku, terutama pada beberapa daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada sangat luas dan sulit, namun Wagub Zeth berharap Panwas dapat bekerja optimal guna mewujudkan demokratisasi di masyarakat dengan menjunjung tinggi loyalitas dan dedikasi.
Dia berharap Panwas daerah dapat membangun kerjasama dan sinergitas dengan KPUD di masing-masing daerah, aparat keamanan serta tokoh masyarakat sehingga proses demokrasi di lima daerah tersebut dapat berjalan lancar dengan melahirkan pemimpin berkualitas dan amanah.
“Koordinasi dengan berbagai komponen masyarakat, terutama KPUD sera aparat keamanan perlu ditingkatkan, guna menjamin situasi dan kondisi keamanan di masing-masing daerah aman dan kondusif baik sebelum hingga sesudah Pilkada berlangsung,” katanya.
Anggota Panwas Maluku Tengah, SBB dan MTB diumumkan pada 15 Juni 2016, sedangkan Kota Ambon dan Buru pada dua pekan lalu.
Panwas Kota Ambon adalah Saipul Lapulu, M. Jen Latuconsina dan Paulus Titaley, kabupaten Buru yakni Mus Latuconsina, Fathi Haris dan Hasia Fatsey.
Panwas MTB adalah Lambiombir Gerzon, Thomas Wakano dan Herman Joseph Kelbulan. Maluku Tengah yakni Ahmad Latuconsina, Stenly Meilissa dan Johana Latuloma, serta Panwas SBB adalah Abdul Haris Kaliky, Hijra Tangkota dan Upang Djalal.
Pilkada serentak kelompok pertama di Maluku pada 9 Desember 2015 meliputi kabupaten Kepulauan Aru, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), kabupaten Buru Selatan dan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Sedangkan, Pilkada serentak kelompok ketiga dijadwalkan Juni 2018 yakni Bupati Maluku Tenggara dan Wali Kota Tual yang masa jabatan masing – masing berakhir pada 31 Oktober 2018 serta Pilkada Maluku dengan Gubernur, Said Assagaff dan Wagub, Zeth Sahuburua berakhir pada 10 Maret 2019.(anjas)