Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Warga Kota Mataram Berebut Beli Gula Pasir

0

     Mataram, jurnalsumatra.com – Warga di Kota Mataram terutama ibu-ibu rumah tangga berebut membeli gula pasir di lokasi pasar murah yang digelar Badan Musyawarah Perbankan Daerah Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat, Senin.
Pasar murah kebutuhan pokok tersebut dipusatkan di Kelurahan Abian Tubuh, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pantauan Antara, sebagian dari ratusan ibu rumah tangga tersebut berusia lanjut. Namun, mereka rela berdesak-desakan demi mendapatkan gula pasir dengan harga Rp10.000 per kilogram (kg).
Para petugas tampak kewalahan melayani pembeli yang mengacungkan tangannya sambil menyodorkan uang.
Imbauan untuk tertib tak begitu dihiraukan para ibu rumah tangga yang sepertinya takut kehabisan stok gula pasir yang dijual dengan harga terjangkau.
Bahkan, beberapa dari mereka terpaksa membatalkan niatnya membeli gula pasir karena tidak tahan berdesak-desakan.
“Lelah saya minta-minta, tidak dihiraukan,” kata Nurminah, salah seorang ibu rumah tangga yang tampak kesal karena tak memperoleh gula pasir yang diinginkan.

     Ketua Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD) NTB Prijono mengatakan pihaknya sengaja melibatkan distributor gula pasir di pasar murah tersebut agar masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau.
“Gula pasir yang dijual sudah disubsidi oleh BMPD. Harga di tingkat distributor Rp12.000, tapi di pasar murah dijual Rp2.500/kg, kalau harga di pasaran saat ini Rp17.000/kg,” katanya.
Kegiatan pasar murah dalam rangka membantu masyarakat memperoleh harga kebutuhan pokok dengan harga terjangkau pada bulan puasa Ramadhan 1437 Hijriyah, juga melibatkan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional NTB.
Badan usaha milik negara (BUMN) itu menjual beras, bawang merah dan daging sapi beku dengan harga terjangkau dan sudah disubsidi oleh BMPD NTB.
Salah satu pasar modern di Kota Mataram, juga ikut melibatkan diri menjual produk, seperti minyak goreng dan aneka makanan ringan dengan harga terjangkau.
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Mataram, juga menyempatkan diri menyalurkan paket kebutuhan pokok.
Kegiatan pasar murah yang disubsidi BMPD NTB bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB dan Pemerintah Kota Mataram, akan digelar di enam lokasi mulai 20-26 Juni 2016.(anjas)