Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dua RPH Bekasi Belum Cukupi Kebutuhan Masyarakat

0

    Bekasi, jurnalsumatra.com – Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi, Jawa Barat, menyatakan, produksi daging sapi dari dua rumah potong hewan setempat belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
“Saat ini pasokan daging sapi dari RPH masih jauh dari kebutuhan konsumsi masyarakat, karena jumlah produksinya masih sedikit,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispera Kota Bekasi Edi Kadarusman di Bekasi, Selasa.
Konsumsi daging sapi warga Kota Bekasi, kata dia, setiap harinya rata-rata mencapai 67 ton dengan asumsi per orang mengonsumsi 27 gram daging sapi per hari.
Menurut Edi, kebutuhan itu belum terpenuhi sepenuhnya dari pasokan RPH di Kota Bekasi.
“Saat ini jumlah RPH di Kota Bekasi hanya ada di dua lokasi, yakni milik Pemkot Bekasi di Jalan Perjuangan Bekasi Utara dan satu lagi di Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih milik swasta,” katanya.

    Menurut dia, satu RPH rata-rata hanya sanggup memotong maksimal 20 ekor sapi peranakan impor dari Australia dan sapi lokal.
“Rata-rata sapi yang dipotong di RPH beratnya 4-5 kuintal per ekor. Biasanya RPH hanya sanggup menghasilkan maksimal 10 ton daging sapi segar atau masih jauh dari kebutuhan warga sebanyak 67 ton per hari,” katanya.
Edi mengatakan, penyusutan bobot sapi usai pemotongan dikarenakan pemilahan tetelan, kulit, kaki, dan kepala yang dijual secara terpisah.
Kekurangan kebutuhan daging itu yang kemudian dipasok oleh sejumlah produsen daging sapi impor.
“Selama ini pasokan daging sapi beku (impor) masih sangat dibutuhkan masyarakat Kota Bekasi untuk memenuhi kebutuhannya,” katanya.(anjas)