Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Jumlah Penduduk Membludak, Dua Kecamatan Layak Dimekarkan

0
Tidak Semua Proses Perizinan Waktunya Bisa di Pangkas 50%

Jumlah Penduduk Membludak, Dua Kecamatan Layak Dimekarkan

Pelembang, jurnalsumatra.com – meski wacana pemekaran terus disuarakan namun hingga saat belum juga terealisasi, padahal  Kecamatan Ilir Timur (IT) II dan Seberang Ulu (SU) I Palembang memang sudah selayaknya untuk dimekarkan hal ini berdasarkan Dari populasi penduduk, dua Kecamatan ini bahkan sudah melampui jumlah penduduk di  kota lain.

Berdasarkan data yang  jumlah penduduk di Kecamatan IT II mencapai 190.000 jiwa. Sedangkan Kecamatan SU I mencapai 180.000 jiwa.

Dibandingkan dengan Kota Prabumulih jumlah ini masih lebih besar. Dimana populasi penduduk di Kota ini hanya mencapai 170.000 jiwa. Demikian juga dengan Kota Pagaralam yang populasi penduduknya kurang dari 150.000 jiwa.

Karena itu, cukup beralasan jika pemerintah kota (Pemkot) Palembang mengusulkan agar dua Kecamatan tersebut dimekarkan. Dan usulan ini juga mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang.

“Yang jelas dari dewan kami mendukung langkah pemekaran Kecamatan IT II dan SU I. Asalkan sudah memenuhi syarat dan bertujuan untuk mempermudah kegiatan pengurusan administrasi,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Palembang Adzanu Getar Nusantara, Jumat(24/6/2016).

Pemekaran dua Kecamatan ini akan membentuk dua Kecamatan baru. Untuk Kecamatan IT II akan membagi wilayah dengan Kecamatan Kuto Gawang. Sedangkan Kecamatan Jakabaring merupakan pecahan dari Kecamatan SU I.

Menurut Adzanu, dengan luas wilayah dan populasi penduduk, Kecamatan IT II dan SU I sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan.

Dengan demikian dapat mempermudah dalam semua kegiatan, terutama pengurusan yang berkaitan dengan administrasi, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan sebagainya.

“Namun untuk segera dilakukan pemekaran memang tidak mudah. Semuanya harus di inventarisir, mulai dari kantor hingga administrasi penduduk. Termasuk juga lokasi pusat kecamatan dan batas wilayah,” jelasnya.

“Untuk hal ini kami akan mendorong bagian Aset untuk segera menginventarisir segala keperluan serta Agraria untuk menentukan batas wilayah dan lokasi pusat kecamatan,”tukasnya.(eka)