Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


Lima Izin Indomaret Sudah Kadaluarsa

0

logo indomaretLahat, jurnalsumatra.com – Sebanyak lima izin usaha waralaba Indomaret yang ada di Kota Lahat sudah expired (kadaluarsa), idealnya perpanjangannya dilaksanakan setiap tiga tahun sekali, akan tetapi, kenyataan di lapangan mulai berdiri pada 2011 hingga 2016 sama sekali tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kepala Badan Perijinan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BPPT dan PMD), Elfa Edison disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perijinan dan Jasa Usaha, Meri Diana SE MM membenarkan, bahwasanya ada lima izin usaha waralaba Indomaret belum dilakukan perpanjangan lagi hingga detik ini.

“Benar ada lima, padahal sudah kita layangkan surat pemberitahuan perihal pengurusan dan perpanjangan izin usaha mereka yang notabene idealnya dilaksanakan setiap tiga tahun,” katanya, ditemui, disela-sela sidak,

Akan tetapi, sambung dia, hingga detik ini belum ada pengusaha atau pemiliknya mendatangi Kantor BPPT dan PMD, padahal, belum lama ini, mereka akan mengurusnya, agar ketika ada pemeriksaan merasa aman.

“Ada mereka menghubungi petugas kita untuk datang dan memperpanjang izinnya, tapi, belum ada lagi kontak sehingga dari mulai awal 2011 hingga 2016 sudah mati dan ini tentunya harus diberikan tindakan tegas,” tukas Meri.

Senada, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Lahat, Empat Lawang dan Kota Pagaralam, Sanderson Syafei ST menyayangkan, bahwasanya pengusaha waralaba ini tidak kooperatif dalam pengurusan izin usaha mereka sehingga sudah lama sekali kadaluarsa.

“Bukan hanya makanan atau minuman saja expired, ini surat ijin usaha pun kondisinya sama, sangat disayangkan tidak ada kesadaran sama sekali, pastinya sudah tentunya mesti diberikan sanksi tegas penutupan sementara,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu karyawan Indomaret yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, dirinya hanya bertugas menjalankan kewajibannya sebagai karyawan dalam melayani masyarakat membeli produk-produk.

“Kalau untuk urusan surat menyurat, tentunya kami ada atasan atau pemiliknya kak, jadi maaf, saya tidak bisa berkomentar lebih banyak lagi terkait hal tersebut,” kilahnya. (Din)