Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


Pertamina Cilacap Tingkatkan Pengawasan Jalur Pipa BBM

0

    Cilacap, jurnalsumatra.com – PT Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Lomanis Cilacap Group meningkatkan pengawasan jalur pipa BBM selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1437 Hijriah, kata Kepala Operasi TBBM Lomanis Rully Marzuli.
“Kami telah membentuk satuan tugas untuk melakukan patroli malam di sepanjang jalur pipa, baik yang ke arah Bandung maupun Yogyakarta hingga Boyolali,” kata Rully di Cilacap Jawa Tengah, Jumat.
Selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1437 Hijriah, kata dia, patroli malam dilakukan hingga empat kali dengan didampingi aparat keamanan dari kepolisian sektor (polsek) atau komando rayon militer (koramil) yang wilayahnya dilalui jalur pipa BBM.
Menurut dia, jalur pipa tersebut sangat riskan terutama saat ada warga yang menyalakan api atau kemungkinan terjadinya pencurian.

    “Jalur pipa dari Cilacap menuju Bandung hingga Padalarang, panjangnya mencapai 248 kilometer sedangkan yang ke arah Yogyakarta sampai Boyolali sekitar 258 kilometer,” katanya.
Lebih lanjut, Rully mengatakan dalam pelaksanaan patroli malam tersebut, setiap jalur baik ke arah Padalarang maupun Boyolali terbagi menjadi tiga seksi.
Dalam satu seksi, kata dia, terdapat petugas “pipeline” yang memiliki 10 personel patroli.
Dengan demikian, lanjut dia, setiap 10 kilometer ada petugas patrolinya.
Ia mengatakan patroli tersebut dilakukan terhadap semua jalur pipa yang dinilai rawan baik yang jauh dari pemukiman maupun dekat pemukiman terutama yang di atasnya ada keramaian
“Walaupun itu tanahnya Pertamina atau tanah yang kami sewa dengan PT KAI (Kereta Api Indonesia), kadang masih ada yang bandel melakukan kegiatan di situ,” katanya.
Rully mengatakan salah satu kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan cara memeriksa baut-baut di setiap sambungan pipa seperti halnya petugas pemeriksa jalur rel kereta api.
Menurut dia, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada permasalahan dalam distribusi BBM seperti kemungkinan adanya kebocoran atau pencurian.(anjas)