Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


DKP: Pengangkutan Sampah Tetap Dilakukan Saat Lebaran

1

Padang, jurnalsumatra.com – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang memastikan pengangkutan sampah dari tempat penampungan sementara (TPS) menuju tempat pembuangan akhir (TPA) tetap berjalan selama libur Lebaran.
“Pengangkutan sampah tetap dilakukan oleh petugas kebersihan selama libur Lebaran, kecuali saat pelaksanan shalat Idul Fitri, mereka semua diliburkan dan kembali bekerja pada sore harinya,” kata Kepala DKP Padang Afrizal Khaidir di Padang, Senin.
Ia mengatakan petugas yang ada saat ini berjumlah 620 orang, terbagi dalam beberapa pekerjaan seperti mengangkut sampah, menyapu jalan, dan membersihkan taman.
Saat libur Lebaran mereka memang ada yang mengambil cuti bekerja, namun akan digantikan oleh petugas lain agar pekerjaan tetap dilakukan.
“Kira-kira ada 15 hingga 20 persen yang akan mengambil libur secara bergantian setiap harinya, pekerjaan yang ditinggalkan oleh petugas yang cuti akan dikerjakan oleh mereka yang bertugas,” ucap dia
Untuk menyikapi libur tersebut, para petugas akan bekerja lebih awal untuk mengambil sampah dari tempat penampungan sementara.
“Pemungutan sampah akan dilakukan pada pukul 22.00 WIB malam agar seluruh sampah di kota ini bisa dibawa ke tempat pembuangan akhir,” ujar dia
Kebijakan ini dilakukan agar seluruh petugas kebersihan bisa melaksanakan shalat Idul Fitri dan berkumpul bersama keluarga, dan bisa bertugas kembali pada sore harinya.
“Jika pekerjaan dilakukan seperti biasa tentu akan sulit bagi mereka, mengingat pagi hari tersebut waktu untuk berkumpul bersama keluarga,” ujar dia.
Perubahan jadwal tersebut hanya berlaku pada hari raya saja. Sedangkan besok harinya mereka akan bekerja seperti biasa.
“Petugas kebersihan sebenarnya tidak mengenal adanya hari libur, mereka tetap bekerja meskipun ada pengurangan personel karena mengambil cuti, namun dilakukan secara bergantian,” ujar dia.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk membuang sampah lebih cepat di malam menjelang lebaran. Karena pemungutannya dilakukan lebih cepat sehingga tidak ada lagi sampah yang tercecer.
“Mengingat pemungutan dilakukan lebih awal tentunya kita berharap masyarakat bisa mengerti dan bisa menyesuaikan pada saat itu,” harap dia.
Seorang warga Kuranji, Salmi Hayati berharap ketika libur Lebaran nanti pemungutan sampah tetap dilakukan oleh pemerintah agar sampah tidak menumpuk.
“Kita apresiasi petugas yang tetap bekerja pada Lebaran,” kata Salmi.(anjas)





  • Pradistiani

    Tidak hanya di Ibu Kota, Jakarta tapi juga di Jogja seperti yang ceritakan ini http://goo.gl/heIWIE banyak sekali sampah bahkan di tempat wisata. Banyak yang menyalahkan kurangnya ketersediaan fasilitas kebersihan padahal tidak seharusnya hal tersebut dijadikan alasan untuk membuang sampah sembarangan. Sungguh memprihatinkan masyarakat yang katanya beriman tapi tidak menjaga kebersihan yang padahal kebersihan sebagian dari iman.