Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Legislator: Pengembangan Pelabuhan Belum Didukung Infrastruktur

0

     Sampit, jurnalsumatra.com – Pengembangan pelabuhan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, hingga saat ini belum didukung dengan infrastruktur yang memadai, kata  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur Muhammad Shaleh
“Infrastruktur pendukung seperti jalan masih menjadi penghambat pengembangan terminal pelabuhan peti kemas Bagendang,” katanya di Sampit, Senin.
Shaleh mengungkapkan selain jalan, pengembangan pelabuhan di KotawaringinTimur juga terkendala dengan masih minimnya pasokan listrik.
Akibat keterbatasan pasokan listrik itu, beberapa peralatan yang pengoperasiannya membutuhkan energi listrik bertegangan tinggi tidak dapat difungsikan.
Terminal penumpang Sampit maupun peti kemas Bagendang merupakan salah satu pelabuhan yang cukup strategis di Indonesia untuk dikembangkan sebagai pelabuhan tol laut.
“Sampai saat ini jalan menuju terminal pelabuhan Bagendang masik rusak, sehingga kendaraan  angkutan peti kemas dan truk CPO (crude palm oil) tidak bisa melintas dengan nyaman,” katanya.

      Kerusakan jalan tersebut cukup mengganggu kelancaran angkutan menuju dan ke luar dari pelabuhan Bagendang. Kelancaran angkutan darat berpengaruh terhadap aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
Shaleh mengatakan masalah infrastruktur sebetulnya menjadi kewajiban pemerintah daerah.
“Kita berharap pemerintah ke depannya bisa memenuhi kewajibannya tersebut, yakni menyediakan infrastruktur jalan yang layak dan memadai untuk pengembangan pelabuhan Bagendang,” ucapnya.
Shaleh juga tidak sepakat dengan keinginan pemerintah daerah yang akan memindahkan terminal penumpang pelabuhan Sampit ke terminal pelabuhan peti kemas Bagendang.
“Memindahkan pelabuhan butuh persiapan dan perencanaan yang matang, sebab harus menyiapkan infrastrukturnya,” katanya.
Shaleh juga optimistis terminal penumpang pelabuhan Sampit maupun terminal pelabuhan peti kemas Bagendang akan mampu berkembang.
Apalagi, Presiden Joko Widodo sudah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung peningkatan kepelabuhanan.
Program pembangunan tol laut bertujuan menghubungkan transportasi laut yang efektif secara rutin dari barat Indonesia sampai timur wilayah Indonesia yang melibatkan puluhan pelabuhan.(anjas)