Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Stok BBM Di Jalur Mudik Bandarlampung Cukup

0

Bandarlampung, jurnalsumatra.com- Stok bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum di Jalan Lintas Sumatera Bandarlampung cukup menjelang berlangsungnya arus balik pemudik Lebaran 2016, meski ada kecenderungan pengendara selalu mengisi penuh tangki kendaraannya dengan BBM.
“Saat arus mudik, setiap hari selalu ada pengiriman pasokan premium dan pertalite ke SPBU ini dari Pertamina, sedang pertamax sekali dua hari,” kata Ayu, salah satu karyawan SPBU di Jalinsum Bandarlampung, Kamis.
Ia menyebutkan ada peningkatan pembelian premium dan pertalite saat arus mudik, dan hal yang sama diperkirakan terjadi pada arus balik.
Namun, stok BBM masih cukup karena SPBU tidak sampai kehabisan pasokan dari Pertamina.
Sementara itu, hasil pantauan pada hari kedua Lebaran di sejumlah SPBU menunjukkan antrean panjang belum terjadi di SPBU yang terletak di jalur mudik, namun kebanyakan pengendara kini mengisi penuh tangki kendaraannya dengan BBM.
Di jalur mudik di wilayah Kota Bandarlampung terdapat sejumlah SPBU, sehingga arus balik pemudik tak akan kesulitan mendapatkan BBM.
Sebelumnya PT Pertamina Lampung menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, solar, pertalite, maupun pertamax dalam menghadapi Lebaran Idul Fitri tahun ini tercukupi.
Pertamina menyediakan pertalite sebanyak 400 kilo liter/ton per hari, premium 2.000 ton, solar 1.200 ton, pertamax 100 ton untuk memenuhi kebutuhan konsumen menghadapi Idul Fitri, kata Sales Retail, Pertamina Lampung, Teuku Desky Arifin.
Selain itu, ia juga menyebutkan tren pemakaian premium dan solar di Lampung turun, sedangkan penggunaan pertalite maupun pertamax meningkat.
Di wilayah Lampung sebelum arus mudik, konsumsi premium yang biasanya berkisar 2.100 hingga 2.400 ton per hari, turun jadi 2.000 ton/hari. Solar dari biasanya 1.400 ton/hari kini 1.200 ton per hari.
Ia juga menyebutkan sebanyak 120 dari 140 outlet di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Provinsi Lampung menjual pertalite, padahal awalnya hanya 3 SPBU yang jual pertalite saat diluncurkan di wilayah Lampung pada 6 Oktober 2015.
“Sejak diluncurkan pada Oktober 2015 lalu bahan bakar ron 90 itu dijual  hampir 80 persen SPBU yang ada di Lampung,” katanya.(anjas)