Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Jumlah Penduduk Palembang Bertambah 10 Persen

0
Tidak Semua Proses Perizinan Waktunya Bisa di Pangkas 50%

Jumlah Penduduk Bertambah 10 Persen

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Momentum hari raya lebaran membuat arus urbanisasi masyarakat dari luar Palembang mengadu nasib di Kota palembang masih diatas normal. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Palembang, rata-rata penambahan penduduk dari daerah ke kota mencapai 10-15 persen.

Kepala Disdukcapil, Ali Subri mengatakan, sejauh ini belum terjadi pelonjakan yang berarti dari dampak urbanisasi ini. Dari data sementara, tercatat perpindahan penduduk masih di batas normal sekitar 10-15 persen.

“Kebanyakan warga pendatang membawa keluarga . Ada yang tinggal menetap, ada juga yang sekedar liburan, ini tentu terjadi peningkatan yang masih normal,”jelasnya, Senin (11/7).

Pihaknya belum mendapatkan angka pasti mengenai jumlah penambahan penduduk ini. Banyak usia produktif di bidang kontruksi yang memang bekerja di beberapa proyek di Palembang.aat ini jam masuk kerja sudah efektif berjalan. Mungkin sudah bisa didata. Maka itu kami tunggu laporan per kecamatan dulu, baru kemudian dapat terdata dengan rinci,”ujar dia

Sementara itu, menurut kepala Disnaker Palembang,Isnaini Mudani. Menurutnya, ada baiknya masyarakat urban yang datang ke Palembang harus memiliki skill sehingga bisa produktif dalam mencari nafkah sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Terus meningkat.

jika banyak pengangguran, maka kriminalitas juga meningkat. Apalagi Palembang ini sedang banyak pembangunan, maka itu kita membutuhkan di bidang kontruksi yang lebih dominan,”urainya.

Menurutnya, jumlah urbanisasi tahun ini meningkat karena dampak pembangunan marak sekali. Berdasarkan data bulan Agustus hasil Badan Pusat Statistik (BPS) sumsel tahun 2015 tingkat pngangguran terbuka di Sumsel menyentuh angka 6.1 persen. Tapi pada April 2016 menurun jadi 3.9 persen.

“besar sekali dampak pembangunan yang sedang terjadi saat ini dalam merekrut pekerja. Apalagi untuk di Palembang ada sekitar 4.000 perushaan besar dan 31.000 perusahaan menengah, banyknya perusahaan akan banyak menyedot tenaga,”pungkasnya.(eka)