Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Satu Hari Setelah Penertiban di BKB

0
Satu Hari Setelah Penertiban di BKB

Satu Hari Setelah Penertiban di BKB

Palembang, jurnalsumatra.com – Benteng Kuto Besak (BKB), satu hari setelah penertiban untuk penataan kawasan ini, terlihat hanya beberapa warga Palembang maupun dari daerah Kota Palembang bisa menikmati suasana wisata yang akan menjadi salah satu Icon Wisata Kota Palembang dengan aman dan nyaman.

Yang sebelumnya, kawasan ini, merupakan Icon Wisata Kota Palembang yang selalu ramai dengan lalu lalang kendaraan, terkadang tidak jarang terjadi kemacetan dikawasan ini, dengan  dipenuhi beberapa pedagang kaki lima, sekarang sudah berubah total tanpa ada kendaraan yang lalu lalang dan bebas dari para pedagang kaki lima.

Seperti yang sudah ditetapkan dengan peraturan pemerintah, kendaraan tidak boleh lagi melintas begitupun para pedagang kaki lima yang sudah di relokasi ke kawasan nusa indah dan pasar 16 membuat pemandangan kawasan BKB sangat nyaman dan aman.

Dari pantauan jurnalsumatra.com suasana terlihat beberapa aktivitas para wisatawan dan masyarakat Kota Palembang bisa menikmati pemandangan tepian sungai musi dengan sangat nyaman dan menyenangkan tanpa digangung dengan kebisingan kendaraan yang biasanya ramai melintas dengan penjagaan dari beberapa aparat yang mendukung kebijakan yang diambil Walikota Palembang H. Harnojoyo, untuk menata kembali kawasan BKB agar bisa dinikmati untuk para wisatawan berjalan kali dan menikmati kawasan tepian sungai musi ini.

“Saya mengetahui penataan kawasan BKB ini dari beberapa media social baik Koran maupun Media On Line yang mudah dilihat dari Handphone Android dimanapun saya berada dan jadi penasaran dan mau melihat langsung gimana wujudnya BKB setelah dilakukan penertipan dan penataan tempatnya” ungkap Bambang salah satu warga dari KM 20 Air Batu.

“Yang kebetulan juga saya dari pasar 16 Ilir dan mampir ketempat ini, ternyata apa yang saya baca benar, tempat ini menjadi lebih nyaman sekarang ini, untuk tempat kumpul keluarga, karena tidak ada lagi pedagang kaki lima, kendaraan yang pakir sembarangan maupun angkot yang melintas, jadi lebih enak seperti ini, bisa lebih bebas untuk berjalan-jalan di BKB” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sebelumnya tempat ini sangat semerawut kondisinya, tapi sekarang lebih tertata dengan rapi, karena tidak ada lagi angkot yang membuat kemacetan dan juga pedagang kaki lima yang ada dimana-mana.

“Apa lagi khabarnya nanti ada tugu Belido yang akan dibangun, lebih bertambah indah dan cantik lagi BKB ini, dan saya rasa warga lebih bisa menikmati lagi suasana tepian sungat musi dari BKB ini” pungkasnya. (edchan)